Rakerwil Kepri 2026 Sukses, Hobi Perkutut di Kepri Siap Go Nasional.

“P3SI Kepri Meledak di Akhir April! Muskerwil Panas, Konkurs Tuntas”

Rakerwil kung mania kepri Akhir April 2026 benar-benar menjadi pekan panas bagi jajaran Pengwil P3SI Kepri. Dalam waktu yang nyaris tanpa jeda, dua agenda besar langsung digeber beruntun. Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) digelar Sabtu, 25 April 2026, disusul Konkurs P3SI Kepri pada Minggu, 26 April 2026.

Dua agenda besar ini jelas bukan pekerjaan ringan. Tenaga, waktu, dan fokus terkuras dalam satu tarikan napas. Ketua Pengwil P3SI Kepri, H. Choirul Anwar, mengakui padatnya persiapan yang harus dijalani.

“Minggu ini benar-benar menyita perhatian karena kami harus membagi fokus untuk dua agenda penting sekaligus,” tegasnya.

Namun, di balik tekanan tersebut, hasilnya justru maksimal. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Menurut Choirul Anwar, kunci sukses terletak pada kekompakan tim yang bekerja cepat, sigap, dan saling menutup celah di lapangan.

“Alhamdulillah, semua berjalan sukses. Ini hasil kerja keras pengurus yang solid dan saling bahu-membahu,” tambah pengelola Alwi BF Batam tersebut.

bpk ketua pengwil kepri Choirul Anwar

Muskerwil Panas, Forum Hidup

Muskerwil digelar di Golden Prawn, Bengkong, mulai pukul 16.00 WIB. Antusiasme peserta langsung terlihat sejak awal. Lebih dari 29 undangan hadir, memastikan forum memenuhi kuorum dan seluruh keputusan yang dihasilkan sah serta mengikat.

Suasana rapat berlangsung dinamis. Bukan sekadar formalitas, forum benar-benar hidup. Peserta aktif menyampaikan aspirasi, melontarkan pertanyaan, hingga mengupas berbagai isu organisasi secara terbuka.

Muskerwil kali ini menjadi momen penting untuk menyatukan arah gerak sekaligus memperkuat komunikasi antarpenhobi perkutut di Kepri.

Keputusan Tegas, Arah Jelas

Dari pembahasan yang berlangsung panjang dan konstruktif, lahir sejumlah keputusan strategis.

rakerwil Pengwil P3SI Kepri menegaskan pentingnya penyatuan visi seluruh anggota demi mendorong kemajuan organisasi. Partisipasi aktif juga didorong agar setiap program berjalan maksimal, tidak hanya bertumpu pada pengurus inti.

Di sektor lomba, keputusan krusial diambil. Sistem diskualifikasi gugur akan mulai diterapkan pada 2026. Meski demikian, untuk sementara sistem per babak masih digunakan sambil menunggu kesiapan penuh di lapangan.

Langkah penting lainnya adalah membuka jalur komunikasi dengan komunitas dan paguyuban perkutut lokal. Tujuannya jelas: mempererat silaturahmi dan meredam potensi gesekan di antara sesama penghobi.

Program besar juga langsung dipasang. Liga Perkutut Kepri (LPK) 2026 akan digelar dalam lima putaran, dengan Henry Christian sebagai koordinator.

Di sisi lain, Jefri Kurniawan ditunjuk untuk menyusun kalender lomba dan latber sepanjang 2026 agar agenda berjalan lebih rapi dan terstruktur.

Untuk penguatan kas organisasi, Alfie Herdiansyah mengawal program penggalangan dana melalui lelang burung serta pemasangan iklan dan spanduk peternak.

Tak ketinggalan, kebijakan sosial juga disepakati. Dana bantuan ditetapkan sebesar Rp300 ribu dari kas organisasi. Jika pemasukan menembus Rp1 juta, kelebihannya akan dialokasikan kembali untuk kegiatan sosial berikutnya dengan sistem pembukuan terpisah dan transparan.

Hasil Keputusan Muskerwil
Setelah melalui diskusi yang panjang dan konstruktif, akhirnya disepakati beberapa poin penting sebagai arah kebijakan organisasi ke depan, antara lain:
  1. Penyatuan Visi: Mengajak seluruh anggota untuk bersatu padu dalam memajukan P3SI.
  2. Peningkatan Partisipasi: Mendorong keaktifan anggota dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.
  3. Peraturan Pertandingan: Disepakati penerapan sistem diskualifikasi gugur mulai tahun 2026, namun untuk saat ini masih berlaku sistem per babak.
  4. Silaturahmi Antarkomunitas: Membangun jembatan komunikasi dan kerja sama dengan paguyuban perkutut lokal demi meminimalisir perbedaan, mengingat kita semua adalah sesama penggemar burung perkutut.
  5. Program Liga: Akan diselenggarakan Liga Perkutut Kepri (LPK) 2026 sebanyak 5 putaran dengan mekanisme dan aturan yang telah disusun (Koordinator: Henry Christian).
  6. Jadwal Kegiatan: Penyusunan agenda lomba dan latihan bersama (Latber) sepanjang tahun 2026 (Koordinator: Jefri Kurniawan).
  7. Penggalangan Dana: Upaya pengumpulan kas organisasi melalui lelang burung dan pemasangan iklan/spanduk peternak (Koordinator: Alfie Herdiansyah).
  8. Kebijakan Sosial: Alokasi dana sosial/donasi dari kas organisasi ditetapkan sebesar Rp 300.000. Apabila hasil penggalangan dana melebihi Rp 1.000.000, maka sisa lebih akan dialokasikan untuk kegiatan sosial berikutnya dengan pembukuan yang terpisah dan transparan.

Muskerwil akhirnya ditutup pukul 18.30 WIB dalam kondisi tuntas tanpa menyisakan polemik berarti.

Digeber tanpa jeda, diselesaikan tanpa cela—P3SI Kepri memberi sinyal kuat: organisasi ini tidak hanya bergerak, tapi siap melesat lebih kencang ke depan. terus ikuti informasinya di web site idola kung mania

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news