LIGA BUMI ROBAN SERI 3 : “SULUR MAS CHAMPION, MANG UDIN KIBARKAN BENDERA LIGHT BHIM.

STOKIS PAKAN GOLDEN VOICE LIGH BHIEM PET SHOP MENANG TELAK

Liga Bumi Roban Seri 3 2026  yang dikomandoi Pengda Tuban pada Minggu (24/05) sukses berubah menjadi panggung adu kualitas para jawara terbaik Blok Pantura Timur. Atmosfer panas sejak pagi terasa begitu kental, menandakan bahwa nama besar Liga Bumi Roban kini benar-benar menjelma menjadi magnet utama kebangkitan hobi perkutut di kawasan Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban.

Bukan sekadar lomba biasa, ajang ini menjadi bukti nyata geliat kungmania Lambortu kembali menyala terang. Para peternak senior, pemain lawas, hingga wajah-wajah baru tumpah ruah memadati arena. Aroma persaingan keras terasa di setiap gantangan, sementara obrolan para kungmania di pinggir lapangan semakin memperjelas satu hal: Pantura Timur kembali hidup!

Arif Trisulla selaku ketua panitia menegaskan bahwa Liga Bumi Roban Seri 3 memang dirancang menjadi wadah kompetitif sekaligus ajang pemersatu kungmania kawasan Lambortu. Menurutnya, konsistensi agenda liga perlahan sukses menghidupkan kembali semangat komunitas perkutut yang sempat redup beberapa tahun terakhir.

“Liga ini bukan hanya soal lomba, tapi soal menghidupkan kembali gairah kungmania Lambortu. Dari waktu ke waktu antusiasme peserta terus meningkat, bahkan banyak kota di sekitar Lambortu ikut aktif meramaikan,” terang Arif.


PIYIK BEBAS: “SULUR MAS MENGAMUK, UDIN LIGHT BHIM KEMBALI BIKIN LAWAN TAK BERKUTIK!”

Pertarungan paling panas pecah di kelas piyik bebas di Liga Bumi Roban Seri 3, setelah aksi memukau jawara Sulur Mas bergelang Light Bhim (Kerekan 69) milik Djedjen Tangerang yang dikawal tangan dingin Udin Light Bhim Jombang.

Di mana burung ini tampil stabil sejak babak awal, Sulur Mas benar-benar memperlihatkan kelasnya sebagai calon bintang papan atas. Irama depan tajam, tekanan suara tenganya kuat, dan stamina yang terus menyala hingga akhir penilaian membuat lawan-lawannya dipaksa gigit jari. Hasilnya, podium tertinggi sukses diamankan dengan penuh gengsi.

Mang Udin, sang peternak sekaligus mekanik, mengaku kemenangan di Tuban menjadi modal panas menuju pertarungan besar berikutnya di LPI Trunojoyo Cup Sampang akhir bulan nanti.

Alhamdulillah, perawatan rutin, jemur, mandi jamu, juga pemberian pakan Golden Voice Champion dan Black Magic “smoga ini jadi pemanasan Sulur Mas sebelum ke lpi,” ujar Udin penuh optimisme.

Persaingan sengit juga datang dari Helena bergelang Wulandari (Kerekan 46) yang sukses mengunci podium kedua, sementara Kendedes bergelang Palapa (Kerekan 49) harus puas menutup posisi ketiga setelah duel ketat hingga babak akhir.


PIYIK YUNIOR: “JABAL MELEDAK! DEBUTAN ANYAR MILIK H SAHRI LANGSUNG BIKIN GEMPAR”

Kejutan besar hadir di kelas piyik Yunior Liga Bumi Roban Seri 3. Nama Jabal milik H. Sahri Mojokerto bergelang Glamour (Kerekan 27) mendadak menjadi buah bibir setelah tampil luar biasa sepanjang empat babak penuh.

 Kerja stabil dan mental tempur matang, Jabal akhirnya sukses menerobos podium pertama sekaligus menegaskan dirinya sebagai ancaman baru di blok timur.

Posisi runner-up diamankan Cah Ningrat bergelang Atlas (Kerekan 38) yang tampil konsisten sejak awal, sedangkan podium ketiga menjadi milik Sancaka bergelang Laba Laba (Kerekan 40) yang juga menunjukkan performa menjanjikan.


PIYIK HANGING: “DERAJAT BIKIN TUAN RUMAH TERSENYUM, TUBAN MONCER DI KANDANG SENDIRI!”

Di kelas piyik hanging LIGA BUMI ROBAN SERI 3, sorak sorai publik Tuban pecah setelah jawara Derajat bergelang Joyo Persak (Gantangan 43) milik Ngudie Lavazza sukses tampil dominan dan mengibarkan nama tuan rumah di podium tertinggi.

Derajat tampil meyakinkan dengan gaya kerja rapi dan stabil hingga akhir penjurian. Kemenangan ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi kubu Tuban yang berhasil menunjukkan kualitas kandang sendiri di tengah tekanan lawan-lawan berat dari luar kota.

Persaingan podium berikutnya juga berlangsung sengit. Jawara Topaz bergelang Jupiter (Gantangan 26) sukses mengamankan posisi kedua, sementara Pinokio bergelang GNP (Gantangan 22) bertengger manis di urutan ketiga.


SOLIDARITAS KUNGMANIA : “ARENA TUBAN TAK HANYA SOAL JUARA, TAPI JUGA PERSAUDARAAN”

Di tengah panasnya persaingan, suasana haru juga terasa ketika  Ketua Pengda Tuban mengajak seluruh kungmania membuka donasi bantuan untuk rekan juri Dedi asal Bojonegoro yang tengah tertimpa musibah.

Ajakan tersebut langsung mendapat respons positif dari para peserta dan komunitas yang hadir diLIGA BUMI ROBAN SERI 3. Solidaritas tanpa sekat kembali menjadi bukti kuat bahwa dunia perkutut bukan hanya soal adu kualitas burung, tetapi juga tentang persaudaraan yang terus terjaga.

“Terima kasih atas kehadiran seluruh kungmania. Semoga bantuan yang terkumpul bisa sedikit meringankan musibah yang dialami rekan kita. Dan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menunjukkan kualitas terbaiknya di Tuban,” ucap Mahmudi.

Liga Bumi Roban 2026 kini benar-benar menjelma menjadi denyut kebangkitan kungmania Pantura Timur. Lambortu kembali panas… dan aroma persaingan menuju seri berikutnya dipastikan bakal semakin menggila! tetap selalu memakai pakan perkutut golden voice nantikan juga berita seputar lomba perkutut di web site idola kung mania

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news