TIM PRIMARASA MENGGUNCANG TRUNOJOYO CUP 2026!

BLANTIKA JUARA, SADEWA RUNNER UP! DEDE PRIMARASA KIRIM SINYAL KERAS KE PETA PERSAINGAN NASIONAL!

TIM  PRIMARASA BELUM HABIS, KIRIM SINYAL KERAS KE PETA PERSAINGAN NASIONAL!

Gelaran Liga Perkutut Indonesia Seri III  Trunojoyo Cup yang berlangsung di Sampang pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026 menghadirkan banyak cerita besar. Namun, dari sekian banyak kisah yang tersaji, satu nama yang paling mencuri perhatian adalah Tim Primarasa milik DEDE Primarasa, Big Bos PRIMARASA  Bakery Bandung.

Tim yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan besar perkutut nasional kembali membuktikan kelasnya. Burung andalan bernama Blantika tampil luar biasa dengan merebut gelar Juara 1 Kelas Piyek Junior. Tidak berhenti di situ, Sadewa, jagoan lain milik tim Primarasa, turut menyumbang prestasi dengan meraih posisi runner-up di kelas piyek hanging. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa regenerasi materi lomba Primarasa berjalan sangat sukses.

Kemenangan tersebut tentu menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi Dede Primarasa beserta seluruh kru yang selama ini bekerja tanpa lelah di belakang layar.  Sang komandan lapangan Bambang Kancil layak mendapatkan apresiasi atas konsistensi mereka mengawal performa armada Primarasa di berbagai event bergengsi tanah air.

Yang menarik, meski beberapa jagoan tim Primarasa di kelas dewasa belum mampu menembus podium utama pada kesempatan kali ini, dominasi mereka di sektor piyek dan junior justru menunjukkan fondasi yang sangat kuat untuk masa depan. Di saat banyak tim hanya mampu bersinar sesaat, Primarasa terus menghasilkan amunisi baru yang siap meneruskan tradisi juara.

om roy

Trunojoyo Cup bukanlah lomba biasa. Event ini merupakan salah satu arena paling keras dalam kalender Liga Perkutut Indonesia. Persaingan diisi oleh peternak, pemain, dan tim-tim elit dari berbagai daerah. Karena itu, keberhasilan Blantika dan Sadewa menembus podium tertinggi menjadi sinyal bahwa Primarasa masih menjadi salah satu kekuatan yang wajib diperhitungkan di level nasional.

Lebih jauh lagi, prestasi ini kembali menegaskan eksistensi tim Primarasa yang selama beberapa tahun terakhir nyaris tidak pernah absen dari persaingan papan atas. Dari event regional hingga laga-laga nasional, nama tim Primarasa selalu muncul sebagai ancaman serius. Konsistensi seperti ini bukan sesuatu yang bisa dicapai secara instan.

Mengikuti lomba perkutut hampir setiap pekan membutuhkan komitmen besar. Dibutuhkan manajemen tim yang solid, kualitas burung yang terjaga, serta dukungan finansial yang kuat. Tidak banyak tim yang mampu bertahan dalam ritme kompetisi seberat itu. Faktanya, hingga saat ini hanya segelintir tim yang sanggup menjaga eksistensi secara berkelanjutan, dan Primarasa berada di barisan terdepan.

Dengan keberhasilan merebut podium 1 dan 2 di Trunojoyo Cup 2026, Tim Primarasa kembali mengirim pesan tegas kepada rival-rivalnya: mereka belum habis, bahkan terus melahirkan generasi juara baru.

Blantika telah membuktikan kualitasnya. Sadewa telah menunjukkan potensinya. Dan ketika dua amunisi muda ini mulai matang, bukan tidak mungkin Primarasa akan kembali menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawan mereka di berbagai arena perkutut nasional.

 kepada  Tim Primarasa, serta seluruh kru  atas prestasi gemilang di Trunojoyo Cup 2026.

GoldenVoice News &   pakan perkutut golden voice mengucapkan selamat atas keberhasilan meraih Juara 1 dan Runner Up Kelas Piyek Junior dan hanging  Liga Perkutut Indonesia Seri III Trunojoyo Cup 2026.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news