HUT P3SI CUP 2026 Cirebon–

Dunia perkutut nasional kembali mendapat suguhan bergengsi. Setelah tiga seri sebelumnya berlangsung meriah, kini Liga Perkutut Indonesia (LPI) Seri #4 akan digelar dalam balutan HUT P3SI Cup 2026 yang berlangsung pada 20-21 Juni 2026 di Lapangan KOPI Luhur, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Ajang ini bukan sekadar lomba biasa. Selain menjadi bagian dari rangkaian Liga Perkutut Indonesia, kegiatan ini juga digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-69 Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599.
Mahkota Binokasih Jadi Rebutan
Salah satu daya tarik terbesar dalam brosur adalah hadiah utama berupa Piala Eksklusif Mahkota Binokasih yang akan diberikan kepada Juara 1 hingga Juara 3 di seluruh kelas yang diperlombakan.
Mahkota Binokasih sendiri memiliki nilai historis tinggi sebagai simbol kebesaran tanah Pasundan. Kehadirannya sebagai trofi juara tentu memberi nilai prestise tersendiri bagi para peserta yang berhasil naik podium.
Bagi para kolektor prestasi, kesempatan membawa pulang piala eksklusif ini tentu menjadi motivasi tambahan untuk menurunkan jagoan terbaiknya.
Total Poin 150, Perebutan Gelar Makin Sengit
Seri keempat LPI ini menawarkan nilai poin 150, angka yang cukup penting dalam perburuan klasemen liga nasional.
Dengan poin yang besar, para pemburu gelar liga dipastikan tidak akan melewatkan kesempatan tampil di Cirebon. Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena setiap poin dapat menentukan posisi akhir di klasemen musim 2026.
Lima Kelas Bergengsi Siap Dipertandingkan
Panitia menyiapkan lima kelas yang akan digelar selama dua hari pelaksanaan.
Sabtu, 20 Juni 2026
- Piyik Bebas (4 blok, juara 1-25)
- Piyik Yunior (3 blok, juara 1-20)
- Piyik Hanging (3 blok, juara 1-20)
Minggu, 21 Juni 2026
- Dewasa Senior (3 blok, juara 1-20)
- Dewasa Yunior (3 blok, juara 1-20)
Komposisi kelas tersebut memberikan ruang bagi berbagai tingkatan peserta, mulai dari pemain piyik hingga penghobi kelas dewasa yang selama ini menjadi tulang punggung lomba perkutut nasional.
Tiket Terjangkau, Doorprize Melimpah
Panitia menetapkan harga tiket sebesar Rp200.000 per peserta.
Menariknya, peserta tidak hanya berburu gelar juara. Brosur juga mengumumkan program banjir doorprize yang dipastikan menjadi magnet tersendiri.
Hadiah yang disediakan antara lain:
- 5 Tabanas senilai Rp2 juta
- 2 unit sepeda listrik
- Berbagai barang elektronik
- Hadiah menarik lainnya
Yang paling istimewa, pengundian Tabanas Rp2 juta dilakukan satu kali di setiap kelas, sehingga peluang peserta untuk membawa pulang hadiah tambahan semakin terbuka.
Cirebon Bersiap Menjadi Magnet Kung Mania Nasional
Lokasi lomba berada di Lapangan KOPI Luhur, Jalan Cadas Ngampar, Kota Cirebon. Dengan posisi strategis di jalur Pantura, Cirebon diperkirakan akan menjadi titik temu kung mania dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jabodetabek, hingga Jawa Timur.
Dukungan penuh dari P3SI Pusat, P3SI Pengwil Jawa Barat, dan P3SI Pengda Cirebon menjadi jaminan bahwa pelaksanaan event akan berlangsung meriah dan terorganisir dengan baik.
Momentum Penting di Tengah Persaingan Liga Nasional
HUT P3SI Cup bukan hanya perayaan ulang tahun organisasi. Event ini juga menjadi salah satu seri penting dalam kalender kompetisi nasional.
Bagi peserta yang sedang memburu poin liga, kesempatan meraih trofi Mahkota Binokasih dan mendulang poin 150 jelas tidak boleh disia-siakan. Sementara bagi peserta yang belum beruntung di papan kejuaraan, doorprize berlimpah menjadi bonus yang membuat perjalanan ke Cirebon tetap menarik.
Jika tidak ada perubahan jadwal, akhir pekan 20-21 Juni 2026 dipastikan menjadi salah satu momen paling ramai dalam dunia perkutut nasional. Cirebon siap menjadi pusat perhatian kung mania Indonesia.

LPI HUT P3SI Cirebon Membara! Arung Binang Diburu, Umar Bin Khattab Siap Mengadang
LPI HUT P3SI Cup 2026 dipastikan menjadi salah satu panggung paling panas di kalender perkutut nasional tahun ini. Digelar di Lapangan KOPI Luhur, Kota Cirebon, event yang masuk dalam rangkaian Liga Perkutut Indonesia (LPI) Seri #4 ini bukan hanya menjadi ajang perebutan poin liga dan Piala Mahkota Binokasih, tetapi juga arena pembuktian para jawara terbaik tanah air.
Sorotan utama tentu mengarah kepada Arung Binang, amunisi milik H. Sularno yang sedang menjadi buah bibir di kalangan kung mania. Nama Arung Binang melesat menjadi pusat perhatian setelah tampil sensasional dengan torehan koncer empat warna di Sampang, sebuah pencapaian yang membuat publik perkutut nasional berdecak kagum.
Keberhasilan tersebut membuat posisi Arung Binang berubah. Jika sebelumnya ia hanya menjadi salah satu kandidat juara, kini ia datang ke Cirebon dengan status yang berbeda. Ia adalah burung yang paling ingin dikalahkan.
Arung Binang Jadi Target Bersama
LPI HUT P3SI Cirebon akan menjadi ujian berikutnya bagi Arung Binang. Semua mata akan tertuju pada setiap penampilannya di gantangan.
Pertanyaan yang kini ramai diperbincangkan bukan lagi soal kualitas Arung Binang. Publik sudah melihat sendiri kemampuannya. Pertanyaan yang lebih menarik adalah siapa yang mampu menyamai atau bahkan melampaui penampilan Arung Binang di arena Cirebon?
Persaingan dipastikan tidak mudah. Sejumlah nama besar sudah berada dalam radar pengamatan para penghobi.
El Zero Miedo hingga Umar Bin Khattab Mengintai
Peta persaingan menuju podium tertinggi masih dihuni nama-nama yang selama ini menjadi langganan papan atas nasional.
El Zero Miedo masih menjadi salah satu kandidat terkuat. Burung ini memiliki reputasi panjang dan sudah berkali-kali menunjukkan kapasitasnya di berbagai event besar.
Di sisi lain, ada Rodtang, nama yang tidak pernah bisa dianggap remeh. Ketika berada dalam kondisi terbaik, Rodtang mampu menjadi ancaman serius bagi siapa pun.
Persaingan semakin menarik dengan kehadiran Mahabarata, Escobar, dan Umar bin Khattab. Ketiganya dikenal memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing di level tertinggi dan bukan tipe peserta yang datang hanya untuk meramaikan suasana.
Belum lagi muncul nama Sihir, debutan milik Tim Carpenter Lombok yang mulai mencuri perhatian. Meski belum setenar para rivalnya, kemunculan Sihir menambah warna persaingan dan membuka peluang lahirnya kejutan baru.
Dunia Kung Mania Sulit Ditebak
Namun, para pemain senior memahami satu hal penting. Dunia perkutut tidak selalu berjalan sesuai prediksi.
Banyak pertandingan besar justru melahirkan cerita yang tidak masuk hitungan sebelumnya. Burung yang dijagokan bisa saja terpeleset, sementara nama yang luput dari perhatian tiba-tiba melesat menjadi pusat sorotan.
Dalam dunia kung mania, prediksi terkadang hanya berlaku sampai burung pertama mulai berbunyi.
Karena itulah, banyak penghobi enggan terlalu cepat menunjuk calon juara.
Rasa Sayang Pernah Membalik Prediksi
Contoh paling segar masih tersimpan dari Kapolres Cup Probolinggo.
Saat perhatian publik tertuju kepada sederet nama besar, justru muncul Rasa Sayang milik Agus TP yang dikawal joki kawakan H. Ribut. Penampilannya yang impresif berhasil mengubah peta persaingan sekaligus membuktikan bahwa kejutan selalu memiliki ruang di arena lomba.
Peristiwa serupa bisa saja kembali terjadi di Cirebon.
Bukan tidak mungkin ada peserta yang datang tanpa banyak pemberitaan, tetapi pulang membawa gelar juara dan menjadi perbincangan nasional.
Mahkota Binokasih Menunggu Pemilik Baru
Selain berburu poin penting dalam klasemen liga, para peserta juga akan memperebutkan Piala Mahkota Binokasih, trofi prestisius yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pemenang.
Gengsi yang besar membuat persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak awal hingga akhir lomba. Tidak ada ruang untuk lengah karena setiap peserta datang dengan target dan ambisi yang sama.
Kini hitung mundur menuju LPI Seri #4 HUT P3SI Cup Cirebon terus berjalan.
Apakah Arung Binang kembali menunjukkan kelasnya sebagai burung yang sedang berada di puncak performa?
Apakah El Zero Miedo, Rodtang, Mahabarata, Escobar, Umar bin Khattab, atau Sihir mampu menghentikan lajunya?
Atau justru akan lahir kejutan baru yang membuat seluruh prediksi berantakan?
Jawabannya akan terungkap di Lapangan kOPI Luhur, Kota Cirebon. Satu yang pasti, kung mania akan kembali disuguhi pertarungan bergengsi yang sarat drama, gengsi, dan kejutan.
Dan seperti biasa, seluruh cerita menarik dari arena akan menjadi sajian hangat yang layak ditunggu oleh penghobi perkutut di seluruh Indonesia.
Pantau terus liputan lengkapnya hanya di GoldenVoiceNews.com.



