Muharram Cup Marina Semarang Heboh! Rp50 Ribu Dapat 3 Tiket Gantangan, Kung Mania Pulang Kenyang.

MUHARRAM CUP Marina Semarang menjadi salah satu event yang paling ramai dibicarakan kung mania pada momen libur Tahun Baru Islam 1 Muharram. Digelar oleh Pengda Semarang Marina, lomba ini sukses menghadirkan suasana meriah, persaingan seru, dan hiburan yang membuat peserta pulang dengan wajah sumringah.

Belum lama setelah Pengcam Tembalang sukses menggelar Ladini ESGE Cup, para penghobi perkutut di Kota Semarang kembali mendapat suguhan lomba yang menarik. Semangat kung mania yang sedang rajin-rajinnya melatih dan mengadu kualitas jagoan membuat arena Muharram Cup dipenuhi peserta dari berbagai penjuru.

MUHARRAM CUP terasa spesial karena menawarkan konsep yang sangat merakyat. Dengan biaya hanya Rp50 ribu, peserta mendapatkan tiga tiket gantangan sekaligus. Kesempatan seperti ini tentu menjadi angin segar bagi penghobi yang ingin melatih lebih banyak burung tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Bener-bener menyenangkan,” ujar H. Jajak, salah satu peserta yang menikmati jalannya perlombaan sejak pagi.

Tiga kelas yang dibuka panitia berlangsung ramai dan kompetitif. Burung-burung muda maupun burung mapan saling menunjukkan kualitas terbaiknya. Meski persaingan berlangsung ketat, suasana kekeluargaan tetap terasa kuat sepanjang acara.

Keseruan bertambah saat Hj. Fattah Simafa, sosok yang dikenal sebagai TikToker perkutut, memberikan sumbangan doorprize berupa sangkar jemur. Kehadiran hadiah tersebut langsung mendapat sambutan hangat dari peserta yang berharap membawa pulang keberuntungan selain prestasi.

Menurut Pak Genk, event seperti Muharram Cup memiliki manfaat besar bagi perkembangan dunia perkutut.

“Lomba murah seperti ini sangat bermanfaat. Burung bisa mendapat jam terbang lebih banyak dan juri juga semakin terlatih. Yang penting peserta senang,” ujarnya.

Namun, ternyata bukan hanya lombanya yang menjadi bahan pembicaraan. Sajian kuliner yang tersedia di arena juga sukses mencuri perhatian para peserta.

“Ada nasi pecel dan nasi gudangan yang rasanya enak sekali. Saya mau nambah, tapi keburu dihabiskan Pak Joni Joyo,” canda Pak Genk yang disambut tawa rekan-rekannya.

Kebahagiaan Pak Genk semakin lengkap karena dirinya berhasil membawa pulang doorprize sangkar jemur hasil undian.

Sementara itu, Kooh Acek dari P.A BF juga menjadi salah satu peserta yang paling bahagia pada hari itu. Selain menikmati atmosfer lomba, dirinya mengaku terkesan dengan hidangan yang disajikan panitia.

“Nasi pecelnya benar-benar enak. Kualitas tiga warna. Nasinya lembut, pas buat yang giginya sudah mulai lemah mengunyah nasi,” ujarnya yang langsung mengundang gelak tawa di sekitar arena.

Kegembiraan Koh Acek semakin sempurna ketika dua jagoannya sukses meraih gelar juara di kelas Piyek Bebas dan Piyek Hanging. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting setelah sebelumnya gagal meraih hasil maksimal pada Lomba Pakualam.

Menurut Mr. Adi Zodiac, kemenangan tersebut menjadi obat mujarab untuk menghilangkan kekecewaan pekan lalu.

“Alhamdulillah, kemenangan ini mengobati kegalauan kami setelah hasil di Pakualam belum sesuai harapan,” ungkapnya.

Muharram Cup Marina Semarang akhirnya menjadi lebih dari sekadar lomba perkutut. Event ini menjelma menjadi ajang silaturahmi, sarana latihan burung, hiburan komunitas, hingga tempat menikmati kuliner bersama sesama kung mania.

Pakan Golden Voice dan media hiburan kung mania www.goldenvoicenews.com turut mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang Muharram Cup Marina Semarang. Terus persiapkan jagoan terbaik mulai sekarang, karena persaingan perkutut di Kota Semarang dipastikan akan semakin panas dan semakin menarik. Sampai jumpa dengan liputan Liga Perkutut Indonesia di Cirebon.

joget kung mania

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news