RANTAU BERGETAR! Saat Orbitan Lain Lesu, Tiga Bintang Ini Justru Menawan.#5

RANTAU – Liga Perkutut Kalimantan Selatan 2026 seri ke-5 di Rantau menghadirkan cerita yang cukup unik. Saat panitia dan peserta berharap cuaca cerah menemani jalannya lomba, sang mentari justru memilih “cuti” dan bersembunyi di balik awan putih. Akibatnya, banyak burung andalan yang biasanya gacor dan tampil percaya diri mendadak seperti sedang menjaga rahasia negara.

Meski tanpa dukungan cuaca ideal, Liga Perkutut Kal-Sel #5 Rantau yang digelar Minggu, 14 Juni 2026 tetap berlangsung sukses. Lapangan Perkutut Rantau Baru menjadi saksi pertarungan para orbitan terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Berbeda dengan seri-seri sebelumnya yang berlangsung di Lapangan Lembu Jantan Pekapuran Raya Banjarmasin dan Batu Gunung Mulia Banjarbaru, kali ini peserta harus beradaptasi dengan lapangan yang belum terlalu familiar. Faktor tersebut membuat prediksi juara menjadi lebih sulit ditebak.

Liga Perkutut Kal-Sel #5 Rantau sejak awal memang menjanjikan persaingan menarik. Ketua Pelaksana Ahmad Syaubari sehari sebelum lomba berharap cuaca cerah dapat mendukung jalannya acara dari awal hingga akhir.

“Semoga lomba berjalan lancar dengan cuaca yang cerah sehingga semua peserta bisa menikmati jalannya lomba,” ujar Ahmad Syaubari.

Sayangnya, harapan itu belum sepenuhnya terkabul. Langit mendung membuat kondisi lapangan kurang ideal. Beberapa orbitan yang sudah naik kerekan maupun gantangan terlihat enggan mengeluarkan performa terbaiknya.

Kalau biasanya ada burung yang tampil meledak-ledak seperti sedang konser tunggal, kali ini banyak yang memilih irit suara. Entah karena cuaca atau karena sedang menerapkan strategi hemat energi.

Tiket Ludes, Antusias Peserta Tetap Membara

Meski cuaca kurang bersahabat, semangat kung mania justru tidak ikut mendung. Antusiasme peserta tetap tinggi.

Tiga kelas yang dipertandingkan, yaitu Dewasa Senior, Dewasa Yunior, dan Piyik Hanging, berhasil terisi penuh. Bahkan seluruh tiket yang disediakan panitia habis terjual sebelum acara dimulai.

“Semua tiket yang kami sediakan laku dan tidak ada sisa,” ungkap Henny Sutanto dari bagian pendaftaran.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah seperti Batu Licin, Banjarbaru, Banjarmasin, Martapura, Kandangan, Barabai, Rantau hingga Grogot. Kehadiran mereka membuktikan bahwa Liga Perkutut Kal-Sel masih menjadi magnet utama bagi kung mania di wilayah Kalimantan Selatan.

Pertarungan Adem Ayem, Nilai 100 Tetap Muncul

Empat babak penjurian berlangsung lancar di bawah komando Ketua Penjurian Pengwil Kal-Sel, Rudi. Walaupun persaingan tidak sekeras seri-seri sebelumnya, proses penilaian tetap berjalan objektif dan profesional.

Menariknya, di tengah kondisi cuaca yang kurang mendukung, masih ada burung-burung yang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Mereka berhasil mencatatkan nilai sempurna dan mengamankan podium juara.

Avatar Kuasai Dewasa Senior

Di kelas paling bergengsi, Avatar milik Adi Himalaya Banjarmasin tampil paling konsisten. Burung ber-ring SDL yang menempati kerekan nomor 73 sukses mengamankan posisi puncak Kelas Dewasa Senior.

Posisi runner-up ditempati Pitung, amunisi H. Haris Batu Licin, produk Lion yang berada di kerekan nomor 50.

Sementara posisi ketiga diraih Raja Tumpang, orbitan Amat Ganv74 ber-ring Win’s yang tampil di kerekan nomor 77.

Golden Star Bersinar di Dewasa Yunior

Di Kelas Dewasa Yunior, giliran Golden Star yang menjadi bintang utama.

Orbitan milik BgM BF Binuang, produk ternakan TLT yang berada di kerekan nomor 13, berhasil mengamankan gelar juara pertama.

Posisi kedua ditempati Garuda Hitam milik H. Samin Banjarmasin, produk Arjuna pada kerekan nomor 33.

Sedangkan armada milik H. Ucok Lubis Banjarmasin beriring Lubis yang tampil di kerekan nomor 25 harus puas berada di peringkat ketiga.

Sultan Agung Berjaya di Piyik Hanging

Kelas Piyik Hanging menjadi panggung bagi Sultan Agung milik Zairin Pratondo Banjarmasin.

Burung produk MPG yang menempati gantangan nomor 41 sukses merebut podium tertinggi.

Menariknya, Zairin Pratondo hampir saja menyapu bersih dua posisi teratas. Pasalnya, Joyo Boyo, produk Nabawi BF yang juga menjadi andalannya, berhasil menempati posisi kedua dari gantangan nomor 42.

Sementara posisi ketiga diraih Monalisa milik Hairul Yamin Banjarmasin ber-ring Rizky yang berada di gantangan nomor 17.

Rantau Tetap Sukses Jadi Tuan Rumah

Meski cuaca tidak memberikan dukungan penuh, Liga Perkutut Kal-Sel seri ke-5 di Rantau tetap berjalan lancar dan sukses. Seluruh rangkaian lomba, mulai dari penjurian hingga penyerahan hadiah, berlangsung tanpa kendala berarti.

Panitia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mendukung jalannya acara. Permohonan maaf juga disampaikan apabila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan.

Satu hal yang pasti, meski Matahari memilih bersembunyi, Avatar, Golden Star, dan Sultan Agung tetap bersinar terang di Rantau. Buktinya sederhana: ketika banyak orbitan masih mencari nada terbaiknya, ketiga jawara ini justru pulang membawa nilai sempurna dan senyum paling lebar.

Persiapan Menuju Putaran Liga Berikutnya

Persaingan Liga Perkutut Kal-Sel dari seri ke seri semakin ketat. Hasil di Rantau Baru membuktikan bahwa selisih kualitas antarburung semakin tipis. Sedikit saja lengah dalam persiapan, peluang meraih podium bisa langsung direbut kompetitor.

Karena itu, para penghobi sebaiknya mulai mempersiapkan jagoannya sejak sekarang. Program latihan, pengaturan jam jemur, mandi, pengembunan, hingga pemantauan kondisi fisik burung perlu dilakukan secara konsisten agar saat hari perlombaan tiba, performa burung benar-benar berada di puncaknya.

Selain perawatan rutin, faktor pakan juga menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas kerja burung di lapangan. Pemberian nutrisi yang tepat akan membantu menjaga stamina, kualitas suara, serta mental bertarung selama penilaian berlangsung.

Salah satu pilihan yang banyak digunakan para penghobi saat ini adalah Pakan Perkutut Golden Voice. Formula pakan premium ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian perkutut sehingga burung dapat tampil lebih maksimal saat digantang.

Dengan persiapan yang matang, latihan yang teratur, dan dukungan nutrisi yang baik, bukan tidak mungkin nama-nama yang belum berhasil naik podium di Liga Perkutut Kal-Sel #5 akan mampu membuat kejutan besar pada putaran berikutnya.

Siapkan jagoan Anda mulai hari ini, karena juara sejati tidak dibentuk sehari sebelum lomba. Jangan lupa dukung performa burung kesayangan dengan Pakan Perkutut Golden Voice, agar saat waktunya tiba, sang jawara siap tampil dan berbicara di atas gantangan. tetap bersama media hiburan kung mania 

Sumber: Azis Gabut

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news