AF, JML & ITS-

Panitia tidak membuat aturan larangan membawa sahabat ke lomba. Namun, setelah kejadian di Nusa BF Bogor, Minggu (14/6/2026), mungkin aturan itu perlu dipertimbangkan.
Pasalnya, tiga sahabat yang selama ini dikenal akrab di dunia perkutut, yakni AF Team, JML Team, dan ITS Team, diduga melakukan “konspirasi kebahagiaan” yang membuat peserta lain hanya bisa tersenyum kecut.
Bagaimana tidak?
Mereka datang bersama.
Ngobrol bersama.
Ngopi bersama.
Lalu pulang juga bersama.
Bedanya, mereka pulang sambil membawa tiga gelar Juara 1.
Kalau ini bukan persekongkolan semesta, entah harus disebut apa.
AF Team menjadi aktor pertama yang menyalakan api keributan. Lewat burung bernama Mistikus, AF sukses merampas perhatian di kelas Dewasa Bebas.
Saat peserta lain masih berharap keberuntungan mampir ke gantangannya, Mistikus sudah lebih dulu check-in di kursi juara.
Belum selesai para pesaing mengusap dada, giliran ITS Team yang beraksi.
Melalui Star Boy, ITS sukses mengacak-acak kelas Piyik Yunior. Burung yang namanya seperti personel boyband itu tampil percaya diri dan akhirnya membawa pulang mahkota juara.
Arena mulai gaduh.
Bisik-bisik mulai terdengar.
“Jangan-jangan hari ini memang jadwal sahabat-sahabat itu juara?”
Namun, ternyata semesta belum puas membuat peserta lain merinding.
Karena masih ada satu pelaku yang belum menjalankan aksinya.
JML Team.
Lewat amunisi bernama Golden Tempo, JML tampil tanpa ampun di kelas Piyik Hanging. Ketika peluit akhir imajiner dibunyikan, Golden Tempo berdiri paling tinggi dan mengunci gelar juara pertama.
Seketika lengkap sudah drama hari itu.
AF juara.
ITS juara.
JML juara.
Tiga sahabat.
Tiga kelas.
Tiga trofi.
Satu arena yang mendadak terasa seperti acara syukuran keluarga.
Yang membuat cerita ini semakin lucu adalah fakta bahwa ketiganya memang dikenal berteman dekat. Biasanya sahabat sejati hadir saat susah dan senang.
Namun di Nusa BF, ketiganya naik kasta menjadi sahabat dalam senang, senang, dan senang sekali.
Tidak ada yang bertugas menghibur teman yang kalah.
Tidak ada yang harus mentraktir kopi karena gagal masuk nominasi.
Tidak ada drama “nyaris juara.”
Yang ada hanyalah senyum lebar dari tiga kubu yang sama-sama berhasil naik podium tertinggi.
Beberapa peserta bahkan bercanda bahwa yang terjadi bukan Latihan Dinilai Pra-LPI Cirebon.
Melainkan acara “Reuni Juara Sahabat Indonesia.”
Sebab peluang tiga sahabat datang ke arena yang sama lalu sama-sama menjadi Juara 1 di kelas berbeda jelas bukan kejadian yang bisa ditemukan setiap minggu.
Kalau biasanya orang janjian bertemu di restoran atau tempat wisata, maka AF, ITS, dan JML memilih tempat yang lebih berkelas.
Mereka memilih gantangan.
Dan hasilnya luar biasa.
Bukan foto bersama yang mereka bawa pulang.
Melainkan tiga trofi Juara 1 sekaligus.
Pra LPI Cirebon di Nusa BF akhirnya menjadi saksi sebuah peristiwa langka yang layak dicatat dalam buku pergaulan penghobi perkutut.
Karena mencari sahabat itu mudah.
Mencari sahabat yang sama-sama juara dalam satu hari?
Nah, itu baru barang langka.
Dan pada Minggu 14 Juni 2026, barang langka itu resmi ditemukan di Nusa BF BogoR,
“Kalau mau janjian ketemu sahabat, jangan di warung kopi lagi. Coba di gantangan. Siapa tahu pulangnya sama-sama bawa Juara 1.” 🏆🏆🏆
AF + ITS + JML = Sahabat, Solidaritas, dan Juara!

DEWASA BEBAS
MISTIKUS BIKIN LAWAN MERINDING, SIAP PODIUM DI LPI CIREBON
🥇 MISTIKUS – AF BF Bogor
Mistikus tampil seperti raja yang sedang mempertahankan singgasananya. Sejak sesi awal penilaian, burung andalan AF BF Bogor ini langsung menggebrak arena dengan kerja yang nyaris tanpa cela. Irama, tekanan suara, dan kestabilan kerjanya membuat para pesaing hanya bisa melihat dari belakang.
🥈 SRIKANDI – Nunu Pesona Depok
Srikandi tampil luar biasa dan sempat memberikan tekanan serius kepada sang juara. Penampilannya begitu elegan dengan kualitas suara yang membuat kelas Dewasa Bebas berlangsung sangat kompetitif. Meski harus puas di posisi kedua, Srikandi tetap menunjukkan kelasnya sebagai salah satu burung elit saat ini.
🥉 LONG KUMBANG – Punto Team Jakarta
Long Kumbang berhasil menyelamatkan gengsi Punto Team Jakarta dengan merebut podium ketiga. Di tengah kepungan burung-burung papan atas, Long Kumbang tetap mampu menunjukkan kualitasnya dan mengamankan tiket menuju jajaran terbaik kelas Dewasa Bebas.
PIYIK BEBAS
BARATAYUDA MENGAMUK! GEMPAR DAN BENTENG BEKASI TERPAKSA MENGIKUTI IRAMA
🥇 BARATAYUDA – Aron Sentul
Nama Baratayuda benar-benar mencerminkan penampilannya. Burung muda ini tampil ganas dan penuh percaya diri. Berkali-kali mengeluarkan performa terbaiknya, Baratayuda sukses membuat lawan-lawannya kehilangan momentum dan akhirnya menguasai kelas dengan cukup meyakinkan.
🥈 GEMPAR – Irwan Rich Jakarta
Gempar benar-benar membuat arena bergemuruh. Kerja yang stabil dan kualitas suara yang menonjol membuatnya menjadi ancaman nyata bagi sang juara. Selisih poin yang tipis menunjukkan pertarungan ketat terjadi hingga detik-detik terakhir.
🥉 BENTENG BEKASI – Dud Bekasi
Seperti namanya, Benteng Bekasi tampil kokoh dan sulit digeser. Burung ini menunjukkan mental bertarung yang luar biasa sehingga mampu mengamankan posisi tiga besar dari persaingan yang sangat padat.
PIYIK YUNIOR
STAR BOY BUKTIKAN DIRINYA CALON SUPERSTAR!
🥇 STAR BOY – Dhanu Tass Jakarta
Kalau ada burung yang paling mencuri perhatian di kelas ini, jawabannya adalah Star Boy. Penampilannya benar-benar layak disebut sebagai calon superstar masa depan. Sejak awal hingga akhir penilaian, Star Boy tampil dominan dan sukses mengunci gelar juara dengan penuh gaya.
🥈 SHOGUN – Puput Lavan Y Cibubur
Shogun datang bukan untuk sekadar meramaikan gantangan. Burung ini menunjukkan kualitas tempur yang tinggi dan beberapa kali membuat persaingan menuju posisi puncak berlangsung panas. Runner-up menjadi bukti kualitas yang dimilikinya.
🥉 MADAGASKAR – Rocky Kebun Jeruk
Madagaskar tampil mengejutkan dan berhasil menembus podium ketiga. Konsistensi kerjanya menjadi senjata utama yang mengantarkannya berdiri sejajar dengan para jawara terbaik di kelas ini.
PIYIK HANGING
GOLDEN TEMPO BERLARI KENCANG, PARGOY DAN SI DOEL TAK MAU KETINGGALAN!
🥇 GOLDEN TEMPO – H. Jamil Jakarta
Golden Tempo tampil seperti mesin balap yang menemukan lintasan idealnya. Kerjanya nyaris tanpa jeda dan terus menunjukkan kualitas terbaik sepanjang penilaian. Tak heran jika akhirnya burung ini sukses mengibarkan bendera kemenangan di puncak podium.
🥈 PARGOY – Roni Pakansari
Pargoy kembali membuktikan dirinya bukan sekadar penghias daftar peserta. Penampilannya begitu stabil dan terus menempel ketat pada sang juara. Hasil runner-up menjadi pencapaian yang sangat layak diraih.
🥉 SI DOEL ANAK BETAWI – Afendi Jakarta
Nama unik ini sukses menjadi bahan perbincangan di arena. Bukan hanya namanya yang menarik, performanya pun tak kalah hebat. Si Doel tampil konsisten dan berhasil membawa pulang posisi ketiga setelah bersaing ketat dengan peserta lainnya.
Ini harapan besar tertuju kepada para jawara yang sukses menguasai podium di Nusa BF Bogor. Mistikus, Srikandi, Long Kumbang, Baratayuda, Gempar, Benteng Bekasi, Star Boy, Shogun, Madagaskar, Golden Tempo, Pargoy, hingga Si Doel Anak Betawi telah menunjukkan kualitas terbaiknya di arena Pra LPI Cirebon. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti di depan mata.
Semoga saat tampil di LPI Cirebon nanti, para peraih tiga besar ini mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya dan bersaing sengit dengan burung-burung jawara dari seluruh penjuru Indonesia. Sebab di ajang nasional nanti, mereka tidak hanya membawa nama pemilik dan farm masing-masing, tetapi juga membawa kebanggaan daerah serta hasil pembinaan yang selama ini telah dilakukan.
Jika mampu menjaga performa dan terus meningkatkan kualitas kerja di lapangan, bukan tidak mungkin nama-nama yang bersinar di Nusa BF Bogor hari ini akan kembali berkibar di podium LPI Cirebon. Selamat kepada para juara. Sampai jumpa di pertarungan yang lebih besar, lebih bergengsi, dan lebih panas bersama para jawara terbaik Nusantara!
Segenap keluarga besar GoldenVoiceNews.com dan Pakan Perkutut GoldenVoice mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peraih prestasi pada Latihan Dinilai Nusa BF Bogor “Pra LPI Cirebon” yang digelar Minggu, 14 Juni 2026.
Prestasi yang diraih hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketelatenan, kesabaran, serta komitmen para pemilik dan perawat dalam mempersiapkan burung-burung terbaiknya. Kemenangan bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh dedikasi.
Selamat kepada para juara kelas Dewasa Bebas, Piyik Bebas, Piyik Yunior, dan Piyik Hanging yang telah berhasil menorehkan prestasi membanggakan di arena Nusa BF Bogor.
Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas ternak, perawatan, dan prestasi di masa mendatang. Bagi yang hari ini berhasil menembus podium tiga besar, semoga saat tampil di LPI Cirebon nanti dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya dan mampu bersaing dengan burung-burung jawara dari seluruh penjuru Indonesia.
Golden Voice Diduga Jadi “Saksi Rahasia” Kencan Para Juara

Kalau hanya AF, ITS, dan JML yang kompak menjadi Juara 1, itu mungkin masih bisa disebut kebetulan.
Tapi setelah ditelusuri lebih jauh, muncul fakta yang membuat banyak penghobi perkutut tersenyum lebar.
Ternyata ketiga burung yang berhasil menduduki singgasana tertinggi tersebut memiliki satu kesamaan yang tidak dimiliki peserta lain.
Mistikus, Star Boy, dan Golden Tempo sama-sama mengonsumsi Pakan Perkutut Golden Voice.
Seketika, fakta ini menjadi bahan candaan hangat di sekitar arena.
“Jangan-jangan mereka bukan janjian di gantangan, tapi janjian di tempat pakan.”
Tentu kemenangan tidak bisa disederhanakan hanya karena faktor pakan semata. Prestasi tetap lahir dari perpaduan kualitas burung, perawatan harian, manajemen kandang, mental lomba, dan tangan dingin pemiliknya.
Namun, ketika tiga sahabat berbeda tim berhasil meraih Juara 1 di tiga kelas berbeda dan seluruhnya menggunakan produk yang sama, publik perkutut tentu sulit mengabaikan fakta tersebut.
Mistikus milik AF menguasai Dewasa Bebas.
Star Boy milik ITS memimpin Piyik Yunior.
Golden Tempo milik JML berjaya di Piyik Hanging.
Dan ketiganya sama-sama berada dalam keluarga besar pengguna Pakan Perkutut Golden Voice bahkan hasan afjuga reseller offline pakan golden voice superman
Tidak heran bila sejumlah penghobi yang hadir mulai melontarkan guyonan.
“Kalau hari itu podium diperiksa, mungkin yang ditemukan bukan hanya piala, tapi juga aroma pakan Golden Voice.”
Pra LPI Cirebon di Nusa BF Bogor akhirnya bukan sekadar menghasilkan juara.
Event ini juga melahirkan cerita unik tentang tiga sahabat, tiga Juara 1, dan satu produk pakan yang ikut menemani perjalanan mereka menuju podium tertinggi.
Kebetulan?
Mungkin.
Tapi yang jelas, pada Minggu 14 Juni 2026, Golden Voice sedang tersenyum lebar bersama AF, ITS, dan JML.
Teruslah berkarya, teruslah berprestasi, dan jadilah inspirasi bagi penghobi perkutut tanah air.
🔥 Dari Bogor Menuju Cirebon!
🔥 Dari Juara Latber Menuju Juara Nasional!
🔥 Semoga nama-nama yang bersinar hari ini kembali berkibar di panggung LPI Cirebon! (data foto hasan)
GoldenVoiceNews.com
“Media Informasi dan Prestasi Kicau Perkutut Indonesia”
Pakan Perkutut GoldenVoice
“Pakan Berkualitas, Suara Berkualitas


