SHASHA BIRD FARM BOYONG BETINA SUPER ATLAS 777, SENILAI RP35 JUTA!

HABISKAN 100AN JUTA UNTUK BETINA H ARIF FADILAH TARGETKAN ERA BARU SHASHA BF

CILANGKAP — Kalau sudah bicara Shasha Bird Farm Cilangkap, urusan berburu materi indukan berkualitas memang tidak pernah setengah-setengah. Kali ini, H Arif Fadilah kembali membuat kejutan dengan memboyong betina super Atlas 777 dari Atlas BF dengan mahar fantastis, mencapai Rp35 juta!

Transaksi ini menjadi bukti keseriusan H Arif untuk terus menyuntikkan darah baru ke kandang Shasha BF. Bukan sekadar belanja materi karena ikut tren, tetapi benar-benar memilih burung yang sesuai dengan standar dan target breeding yang sudah dipatoknya.

ATLAS 777 LANGSUNG MEMBUAT H ARIF KEPINCUT

Sebelum mendapatkan Atlas 777, H Arif sebenarnya sempat memiliki ketertarikan terhadap anak Arung Binang. Namun, materi tersebut akhirnya tidak bisa diboyong karena sang owner belum bersedia melepasnya.

Pilihan kemudian mengarah ke Atlas BF.

Begitu mendengar kualitas suara Atlas 777, H Arif langsung tertarik. Tidak membutuhkan waktu panjang untuk berpikir, transaksi pun dilakukan.

Menariknya, dari dua ekor Atlas 777 yang diambil, masing-masing mempunyai karakter suara yang berbeda. Namun menurut H Arif, keduanya sama-sama memiliki kualitas suara yang sangat bagus.

Bagi H Arif, karakter seperti inilah yang selama ini dicari.

Depan nganyun, tengah tebal, ujung tebal!

Sebuah karakter suara yang dianggap sangat cocok untuk menjadi tambahan amunisi di kandang Shasha BF.

INVESTASI BETINA SUDAH TEMBUS SEKITAR RP100 JUTA

Kalau dihitung dari beberapa materi betina yang diboyong untuk memperkuat indukan, total investasi Shasha BF untuk pembelian betina baru disebut sudah berkisar Rp100 juta.

Namun bagi H Arif, angka tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan.

Pasalnya, rekam jejak belanja materi Shasha BF memang sudah dikenal berani.

Salah satu contohnya ketika H Arif membeli kembali produk dari kandangnya sendiri berupa dua ekor betina salah satunya  anak Superman, dengan total nilai transaksi mencapai Rp200 juta.

Jadi, ketika kali ini Shasha kembali menggelontorkan dana puluhan juta untuk satu materi Atlas 777, dunia breeding perkutut tentu tidak terlalu kaget.

Bagi H Arif, materi berkualitas memang punya harga.

STANDAR TINGGI, TIDAK SEMBARANG BURUNG MASUK KANDANG

Keberanian H Arif dalam berburu materi breeding memang sudah menjadi salah satu ciri khas Shasha BF.

Tetapi ada satu hal yang perlu digarisbawahi: tidak semua burung yang beredar di pasaran otomatis menarik perhatian H Arif.

Standar yang dipasang cukup tinggi.

Tipikal H Arif dalam memilih materi BERSUARA  besar. Karena itu, tidak mudah menemukan burung yang benar-benar sesuai dengan selera dan target breeding-nya.

Atlas 777 menjadi salah satu pengecualian.

Begitu mendengar kualitas suaranya, ketertarikan langsung muncul. Tidak banyak basa-basi, H Arif langsung mengambil keputusan untuk melakukan transaksi.

ATLAS 777 AKAN DIGILIR KE BURUNG-BURUNG TERBAIK SHASHA

Yang lebih menarik, Atlas 777 tidak akan sekadar menjadi koleksi di kandang.

H Arif sudah menyiapkan rencana untuk menggilirkannya dengan burung-burung terbaik yang ada di Shasha BF.

Artinya, materi baru dari Atlas BF ini akan mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya dalam program breeding Shasha.

Strateginya jelas: mengawinkan materi baru dengan indukan-indukan terbaik yang sudah dimiliki, kemudian melihat sejauh mana kombinasi tersebut mampu menghasilkan generasi berikutnya.

Dan kalau melihat sejarah Shasha BF, target tersebut bukanlah target kecil.

SHASHA BF DAN MIMPI MENGHIDUPKAN KEMBALI ERA EMAS

Nama Shasha BF sendiri sudah lama dikenal sebagai salah satu kandang yang memiliki materi indukan berkualitas.

H Arif bahkan berharap suntikan darah baru ini bisa menjadi bagian dari perjalanan untuk mengembalikan kejayaan Shasha seperti era-era sebelumnya.

Era yang pernah dihiasi nama-nama besar seperti Sadis, Long Kung Coy, Batman, Super Deal, Terminator hingga sang legenda Superman.

Nama-nama tersebut bukan sekadar catatan masa lalu bagi Shasha BF, tetapi juga menjadi standar tinggi yang ingin kembali dikejar.

Kini, Atlas 777 masuk sebagai salah satu amunisi baru.

H ARIF: MOHON DOA KUNG MANIA

H Arif Fadilah juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Henry Atlas BF yang sudah bersedia merelakan salah satu betina terbaiknya untuk dikembangkan di Shasha BF.

Bagi H Arif, kerja sama seperti ini bukan hanya soal transaksi jual beli burung. Lebih dari itu, ada harapan besar agar materi yang sudah dipilih dengan sangat selektif tersebut bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan Shasha BF.

Ia juga meminta doa dari seluruh kung mania agar Shasha BF kembali menemukan momentum terbaiknya.

Harapannya sederhana, tetapi targetnya jelas: Shasha BF bisa kembali eksis dan melahirkan generasi-generasi istimewa seperti era kejayaannya dahulu.

Dengan Atlas 777 kini resmi masuk kandang, menarik untuk ditunggu bagaimana hasil perkawinan materi baru ini dengan indukan-indukan terbaik Shasha BF.

Rp35 juta untuk seekor betina mungkin terlihat fantastis. Tetapi bagi H Arif Fadilah, yang diburu bukan sekadar burung mahal—melainkan materi yang diyakini mampu membawa Shasha BF menuju babak baru.

Atlas 777 sudah masuk kandang. Kini tinggal menunggu telur, piyik, dan suara generasi berikutnya!

GoldenVoiceNews.com — Mengawal cerita di balik suara emas perkutut Indonesia.

rekaman betina atlas 777

Tags: Shasha Bird Farm, Shasha BF, H Arif Fadilah, Atlas 777, Atlas BF, Henry Atlas, perkutut, breeding perkutut, indukan perkutut, Superman, kung mania, materi indukan, ternak perkutut, Cilangkap, GoldenVoiceNews

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news