sHANDUR menjadi bintang lapangan dalam gelaran Paku Alam Cup yang berlangsung di Pasar Anggrosari, Bantul, Yogyakarta, Minggu (14/6/2026). Jagoan andalan Tim Punto Jakarta itu tampil begitu dominan hingga sukses mengunci gelar juara kelas Piyek Bebas dengan cara yang meyakinkan.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Tim Punto Jakarta datang bukan sekadar meramaikan persaingan. Di bawah komando Big Bos Mister Puguh, pasukan ibu kota tersebut benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di jagat perkutut nasional.
Shandur Sulit Dikejar Sejak Babak Kedua
Shandur mulai menggebrak persaingan sejak babak kedua. Saat peserta lain masih berusaha mengumpulkan poin, Shandur sudah melesat dengan koleksi 3 item dan 3 warna yang langsung membuat banyak pemain memprediksi dirinya sebagai calon juara.
Prediksi itu akhirnya terbukti.
Hingga babak keempat berakhir, tidak ada satu pun pesaing yang mampu mengejar perolehan nilainya. Penampilan yang stabil dan konsisten membuat Shandur terus bertahan di puncak hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara kelas Piyek Bebas.
Sejumlah burung papan atas yang datang dengan ambisi besar pun harus rela melihat dominasi jagoan Punto Jakarta tersebut.
Sentuhan Emas WasiD Nusantara Kembali Bicara
Di balik performa luar biasa Shandur, banyak Kung Mania menilai keberhasilan ini tidak lepas dari sentuhan WasiD Nusantara yang selama ini dikenal memiliki kemampuan membaca karakter dan kebutuhan burung-burung berkualitas.
Perawatan yang tepat, pengondisian yang matang, serta persiapan yang terukur membuat Shandur mampu tampil dengan performa terbaiknya saat dibutuhkan.
Hasilnya terlihat jelas di arena. Shandur tampil percaya diri, stabil, dan mampu mempertahankan kualitas kerjanya hingga lomba berakhir.
Sementara itu, Iwan Marlin bersama kru lapangan lainnya juga turut mengawal jalannya persiapan dan penampilan amunisi Punto Jakarta sepanjang perlombaan. informasi hiburan kung mania web site idola kung mania

Belum Sempat Istirahat, Langsung Bidik LPI Cirebon
Setelah sukses di Bantul, fokus Tim Punto Jakarta kini langsung tertuju pada LPI Cirebon.
Beberapa burung yang didatangkan khusus dari Sampang tidak langsung dipulangkan. Dengan jadwal lomba yang berdekatan, tim memutuskan membawa amunisi-amunisi terbaik tersebut ke Jakarta untuk menjalani pemulihan dan persiapan lanjutan.
Langkah ini dilakukan agar kondisi burung tetap segar dan siap tempur saat turun di arena Cirebon nanti. Tim tidak ingin mengambil risiko dengan perjalanan panjang yang berpotensi mengurangi performa burung.
Modal Besar untuk Mengulang Kejayaan
Kemenangan Shandur di Paku Alam Cup menjadi modal berharga bagi Punto Jakarta menghadapi persaingan yang lebih ketat di LPI Cirebon.
Kepercayaan diri tim Punto, doa Ibu sedang berada di level tinggi. Apalagi, keberhasilan ini menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan Mister Puguh bersama tim pendukungnya berjalan sesuai rencana.
Kini perhatian Kung Mania mulai tertuju pada langkah berikutnya. Apakah Shandur mampu kembali menunjukkan performa hebatnya dan membawa Punto Jakarta mengulang kejayaan seperti yang pernah mereka torehkan di berbagai arena besar?
Jika melihat penampilan di Bantul, bukan tidak mungkin pasukan tim Punto Jakarta kembali menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar di LPI Cirebon nanti.
dapatkan free ongkir pembelian pakan perkutut golden voice



