Mistikus Latihan Menang-Lapangan Binong Arena Bird, Tangerang, Minggu 26 April 2026 benar-benar pecah. Liga Piyek Kabupaten Tangerang seri ke-3 diserbu kung mania dari berbagai kota hingga arena nyaris tidak mampu menampung antusiasme peserta. Tiket hanging full, gantangan sesak, bahkan sebagian peserta harus rela di pohon nangka sebelah arena karena kehabisan tempat.
Pemandangan unik pun jadi hiburan tersendiri. Ada yang tetap nekat membawa burung demi merasakan atmosfer laga, meski akhirnya hanya nongkrong sambil ngopi dan makan Indomie di lapak dekat lapangan karena gagal mendapat tiket gantang. Namun, justru di situlah khasnya Liga Piyek Tangerang: sederhana, tapi atmosfernya panas dan penuh gengsi, tapi tetap tertawa.
Meski tempat terbatas, tensi pertarungan di arena justru semakin brutal. Hampir semua kelas berlangsung rapat tanpa ada burung yang benar-benar bisa lepas jauh. Namun, satu duel kembali mencuri perhatian publik, yakni rematch panas antara Tuan Tengkung milik Satya Serang dan Mistikus orbitan AF Bogor.
Pada seri sebelumnya, duel keduanya berlangsung sampai ronde akhir. Saat itu, Mistikus baru memastikan kemenangan di babak penentuan setelah Tuan Tengkung terus memberi tekanan sepanjang penilaian. Tetapi cerita berbeda terjadi di Binong Arena.

Kali ini Mistikus langsung tampil menggila sejak awal babak. Irama depan, tekanan, hingga ujung tembus membuat lawan-lawan praktis kehilangan momentum. Bahkan sebelum pertengahan penjurian, banyak penonton sudah menganggap laga selesai.
Tuan Tengkung memang tetap tampil bandel seperti biasanya. Karakter ngotot dan stabil masih menjadi senjata utamanya. Namun, aura dominasi Mistikus kali ini terasa terlalu tebal untuk dibendung.
“Jujur pas tahu Mistikus datang saya sudah pesimis duluan,” ungkap Satya sambil tertawa kecil usai lomba.
“Burung saya memang bandel, tapi kalau bicara kualitas ya harus diakui masih kalah sama Mistikus. Ibarat kata, sudah letoy sebelum masuk arena. Kekalahan ini membuat Satya berpikir ulang untuk membeli jagoan baru, ungkapnya dalam hati.
Komentar Satya itu justru memperlihatkan betapa besar respect lawan terhadap performa Mistikus yang kini mulai dianggap sebagai salah satu piyek tua paling berbahaya.
Menariknya, kubu AF sendiri mengaku awalnya tidak terlalu serius ingin turun di seri ini. Hasan sang joki menyebut kedatangan mereka lebih karena spontanitas usai vakum bertanding selepas laga Caruban.
“Sebetulnya nggak ada niatan turun. Habis dari Caruban kan belum pernah diadu lagi. Saya sama Mas Rudy cuma iseng buat latihan saja,” ujar Hasan.
“Apalagi jaraknya dekat. Teman-teman juga pada nyuruh datang karena sayang ada poin liga.”
Dan keputusan “iseng latihan” itu justru berubah menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya.
Mistikus akhirnya keluar sebagai kampiun kelas Piyek Bebas setelah mengumpulkan 25 poin penuh. Posisi runner-up ditempati Tuan Tengkung milik Satya Serang dengan 20 poin, sementara Slip Boy orbitan Dudy Sentana dari Binong-Tangerang mengamankan posisi ketiga lewat 16 poin.
KELAS PIYEK HANGING : BURUNG KUNG MANIA SENIOR APAU MENANG

Persaingan kelas Hanging juga tidak kalah panas. Joaruin milik Apau Jakarta tampil paling stabil dan sukses merebut podium utama. Sementara Supeno dan Supeni milik kubu Mulgobang terus memberi tekanan ketat sejak awal penilaian.
Liga Piyek Kabupaten Tangerang kini mulai menunjukkan aroma persaingan sesungguhnya. Burung-burung mulai saling membaca karakter lawan, mental mulai diuji, dan pemilik mulai berhitung poin klasemen menuju seri-seri berikutnya.
Jika atmosfer seri ketiga saja sudah sampai membuat peserta rela ngerek di pohon nangka dan nongkrong di warung karena kehabisan tiket, bukan tidak mungkin seri berikutnya akan jauh lebih meledak. Terlebih, nama-nama seperti Mistikus, Tuan Tengkung, Joaruin hingga Supeni mulai membangun rivalitas yang membuat jalur piyek Tangerang semakin hidup dan layak ditunggu.
persiapkan jagoanya sedini mungkin rawat dengan baik, pastikan pakanya pakai golden voice karena mistikus sudah membuktikan setelah rajin komsumsi pakan golden voice superman, kebetulan hasan af juga reseller pakan superman. sampai ketemu di LPI tugumuda semarang, kita ngopi sambil jajan wingko babad, ajak web site kung maniayang kebetulan home basenya di semarang.(foto: hasan,panitia,fb)





