GOLOMBO CUP JADI SHOWROOM BERJALAN TIM DH & RATU BF.

Kung Mania Bakal Dimanjakan Sensasi Lomba di Tengah Udara Dingin Khas Temanggung

LADINI GALOMBO CUP TEMANGGUNG yang akan digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Lapangan P3SI Pengda Temanggung, Galombo Kalibanger Temanggung. MENJADI HIBURAN BAGI KUNG MANIA TEMANGGUNG DAN SEKITARNYA. Meski eventnya berdekatan dengan Liga Yogya, antusiasme peserta lumayan besar.

Apalagi, lokasi lomba berada di kawasan berhawa dingin dan cenderung sejuk khas Temanggung, yang membuat suasana gantangan diprediksi semakin nyaman dan penuh kehangatan persaudaraan antarkung mania.

Panitia membuka tiga kelas utama dengan format 1 blok dan perebutan trofi juara 1 sampai 10, yakni :

🏆 Piyik Bebas 1 Blok
🏆 Piyik Yunior 1 Blok
🏆 Piyik Hanging 1 Blok

Dengan tiket yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp 75.000, event ini diyakini bakal dipadati peserta dari berbagai daerah sekitar Temanggung, Wonosobo, Magelang, Semarang hingga Jogja.

Tak hanya lomba, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk para peserta, di antaranya :

🎁 Sangkar Jemur
🎁 Kopi Asli Temanggung
🎁 Dan berbagai hadiah menarik lainnya

Yang membuat event ini semakin spesial adalah hadirnya dukungan sponsor utama Horse & Cowboy Coffee, brand kopi yang mulai dikenal luas di kalangan kung mania. Aroma kopi Temanggung dipastikan akan menemani hangatnya obrolan para penghobi sepanjang gelaran berlangsung.

Ketua panitia yang juga Ketua Pengda Temanggung sekaligus bos Rodeo BF, Pak Papang, mengaku sangat antusias menyambut gelaran ini. Menurutnya, LADINI GALOMBO CUP bukan sekadar lomba, tetapi juga ajang silaturahmi dan hiburan bagi seluruh penghobi perkutut.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kung mania. Semoga kegiatan ini menjadi hiburan yang menyenangkan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan suasana lomba yang sportif serta penuh kekeluargaan,” ujar Pak Pras.

Dengan kombinasi udara dingin Temanggung, aroma kopi khas pegunungan, serta deretan piyik-piyik prospek yang siap tampil maksimal, LADINI GALOMBO CUP diprediksi bakal menjadi salah satu gelaran paling berkesan di pertengahan musim kompetisi 2026.

Kelas Piyik Bebas dalam gelaran LADINI GALOMBO CUP TEMANGGUNG benar-benar menghadirkan pertarungan panas. Menggunakan sistem penilaian 2,34, persaingan berlangsung sangat ketat sejak awal penggantangan. Banyak burung tampil ngotot memburu irama depan, namun pada akhirnya dominasi mutlak sukses diperlihatkan DH Team Wonosobo milik keluarga besar Pak Mono bersama sang joki kawakan Mr. Carman Ratu.

Bukan hanya sekadar menang, DH Team langsung membuat gebrakan dengan menyapu podium atas sekaligus. Hasil ini menjadi bukti bahwa materi piyik milik mereka sedang berada dalam kondisi sangat matang dan siap menjadi ancaman serius di berbagai event regional Jateng.

Burung bernama Kemilau yang berada di gantangan 30 tampil luar biasa stabil. Irama depannya mengalir rapat dengan tekanan angkatan yang enak didengar. Sejak sesi awal, Kemilau sudah terlihat menonjol dibandingkan dengan lawan-lawannya. Karakter suaranya yang bersih serta ritme kerja yang konsisten membuat para juri akhirnya menempatkannya di posisi puncak.

Tak berhenti di situ, posisi runner-up juga berhasil diamankan lewat nama Mentari. Burung andalan DH Team ini tampil tidak kalah impresif. Volume tajam dipadukan kerja aktif membuat Mentari terus menempel ketat perolehan nilai Kemilau hingga akhir penjurian.

Hebatnya lagi, podium ketiga kembali menjadi milik DH Team lewat amunisi bernama Senja. Dominasi tiga besar ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat kung mania yang hadir di lapangan. Jarang terjadi dalam satu kelas persaingan ketat ada satu tim yang mampu menguasai podium secara penuh seperti yang dilakukan DH Team kali ini.

Keberhasilan tersebut tentu tidak lepas dari tangan dingin sang joki, Mr. Carman Ratu, yang dikenal piawai membaca karakter piyik prospek. Penempatan burung, setting lapangan, hingga pengondisian mental tanding terlihat benar-benar matang.

Sementara itu, posisi empat besar ditempati Diesel milik Heru Temanggung di ring Mestika. Diesel sebenarnya tampil cukup ngotot dengan gaya kerja keras dan tenaga depan yang kuat. Namun, ketatnya dominasi burung-burung DH Team membuat langkahnya harus puas tertahan di posisi empat.

Posisi lima berhasil diamankan Jolosutro milik Wimono Temanggung ring Super Galaksi. Burung ini sempat mencuri perhatian lewat karakter suara unik yang cukup stabil sepanjang penilaian.

Di peringkat keenam ada nama Ruyung orbitan Rodeo BF Temanggung ring Rodeo. Penampilan Ruyung cukup menjanjikan dan beberapa kali mendapat lirikan penghobi karena materi suaranya yang dinilai berpotensi untuk jenjang berikutnya.

Sementara Irama Tara milik Wenny BF Temanggung harus puas berada di posisi tujuh. Meski belum maksimal, burung ini tetap menunjukkan kualitas dasar yang menarik.

Dominasi DH Team kembali terasa lewat masuknya Pelangi di posisi delapan. Artinya, dari sepuluh besar, empat burung milik keluarga Pak Mono sukses bercokol di papan juara. Sebuah pencapaian yang menegaskan kedalaman stok materi DH Team saat ini.

Posisi sembilan ditempati Sultan milik Hidayat Muntilan ring WA, sedangkan posisi sepuluh diamankan Arta milik Sutiyono Wonosobo ring Ezra.

Hasil lengkap Kelas Piyik Bebas :

🏆 1. Kemilau — DH Team Wonosobo — Ring Ratu
🏆 2. Mentari — DH Team Wonosobo — Ring Ratu
🏆 3. Senja — DH Team Wonosobo — Ring Ratu
🏆 4. Diesel — Heru Temanggung — Ring Mestika
🏆 5. Jolosutro — Wimono Temanggung — Ring Super Galaksi
🏆 6. Ruyung — Rodeo BF Temanggung — Ring Rodeo
🏆 7. Irama Tara — Wenny BF Temanggung — Ring Wenny
🏆 8. Pelangi — DH Team Wonosobo — Ring Ratu
🏆 9. Sultan — Hidayat Muntilan — Ring WA
🏆 10. Arta — Sutiyono Wonosobo — Ring Ezra

golombo cup

ARUM DALU MELEJIT DI TEMANGGUNG!

Kelas Piyik Yunior Berlangsung Panas, DH Team dan King Alexi BF Tempel Ketat

Persaingan sengit juga terjadi di kelas Piyik Yunior pada gelaran LADINI GALOMBO CUP TEMANGGUNG. Kelas yang diikuti banyak materi prospek ini berlangsung hidup sejak awal penjurian. Karakter suara piyik muda yang variatif membuat suasana lapangan semakin menarik untuk disimak para kung mania.

Di tengah ketatnya persaingan, nama Arum Dalu milik Tejo BF Muntilan sukses mencuri perhatian dan keluar sebagai juara pertama. Burung ring Pisces tersebut tampil sangat stabil dengan irama depan yang bersih serta angkatan yang enak dinikmati. Sejak sesi awal, Arum Dalu sudah terlihat memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan dengan rival-rivalnya.

Kestabilan kerja menjadi senjata utama Arum Dalu. Saat beberapa lawan mulai turun performa di pertengahan penilaian, Arum Dalu justru mampu menjaga ritme hingga akhir. Penampilan inilah yang akhirnya mengantarkan Tejo BF berdiri di podium tertinggi kelas Piyik Yunior.

Posisi runner-up ditempati Gemilang milik Edi Temanggung ring Raju. Burung ini tampil cukup ngotot dengan gaya kerja aktif dan volume depan yang tajam. Dukungan publik lokal juga membuat Gemilang menjadi salah satu burung yang paling banyak diperhatikan di gantangan.

Sementara posisi ketiga berhasil diamankan oleh Tari Lebom, orbitan King Alexi BF Temanggung,  di ring King Alexi. Burung ini tampil elegan dengan materi suara yang rapi dan cukup konsisten sepanjang penilaian. Penampilan Tari Lebom sekaligus menjadi bukti bahwa King Alexi BF terus serius menyiapkan regenerasi amunisi piyik berkualitas.

Dominasi tim besar kembali terasa lewat penampilan DH Team Wonosobo yang sukses menempatkan beberapa wakilnya di papan atas. Burung bernama Wulan berhasil masuk posisi empat setelah tampil stabil dengan karakter suara halus namun memiliki tekanan cukup baik.

Posisi lima ditempati Den Bagus milik Winn BF Muntilan ring Winn. Burung ini sempat beberapa kali menarik perhatian juri lewat irama yang mengalir dan gaya kerja aktif.

Sementara itu, Bintang Asia milik Kama Jaya Temanggung ring Palem berhasil finis di posisi keenam. Burung ini tampil cukup meyakinkan dan menunjukkan materi dasar yang masih sangat prospektif untuk pengembangan ke depan.

Di posisi tujuh ada nama Dhimas Tejo milik A. Iskandar Temanggung ring Faisal. Penampilannya cukup kompetitif meski harus bersaing ketat dengan burung-burung papan atas lainnya.

DH Team kembali menunjukkan kedalaman materi lewat masuknya Bintang di posisi delapan dan Raja di posisi sepuluh. Dua burung tersebut tampil cukup stabil dan semakin mempertegas kekuatan lini piyik milik DH Team Wonosobo di event Temanggung kali ini.

Sementara posisi sembilan ditempati Veronika milik King Alexi BF Temanggung. Bahkan King Alexi BF sebenarnya kembali menempatkan nama Veronika pada daftar berikutnya, menandakan tim ini memang membawa beberapa materi yang kualitasnya cukup merata.

PUTRA KARNA MENGGILA DI KELAS HANGING!

Tim Mawar Hitam Salatiga Berhasil Bungkam Perlawanan Tuan Rumah di LADINI GALOMBO CUP

 Kelas Piyik Hanging dalam gelaran LADINI GALOMBO CUP TEMANGGUNG menjadi salah satu kelas paling menarik perhatian kung mania. Karakter burung hanging yang dikenal atraktif membuat suasana gantangan terasa hidup sejak awal penjurian. Sorakan dan bisik-bisik para penghobi terus terdengar setiap kali burung-burung unggulan mulai menunjukkan kualitas terbaiknya.

Dari persaingan sengit tersebut, nama Putra Karna milik Tim Mawar Hitam Salatiga sukses tampil paling dominan dan akhirnya keluar sebagai juara pertama. Burung yang menempati gantangan 117 ini benar-benar tampil meyakinkan dengan gaya kerja aktif, irama stabil, serta durasi angkatan yang menonjol dibandingkan dengan kompetitornya.

Sejak awal penilaian, Putra Karna memang sudah menjadi pusat perhatian. Materi suaranya terdengar matang untuk ukuran kelas hanging. Penampilannya yang terus menekan tanpa banyak kehilangan irama membuat poinnya sulit dikejar lawan-lawan lain hingga akhir lomba.

Posisi runner-up berhasil diamankan Lolita milik Agus W dari Demak ring AGS. Burung ini tampil cukup elegan dengan karakter suara lembut, namun memiliki alunan depan yang enak didengar. Lolita beberapa kali memberi ancaman serius terhadap Putra Karna, namun akhirnya harus puas berada di posisi kedua.

Sementara podium ketiga menjadi milik Bangkit, orbitan Mahmud Salatiga, ring IBF. Penampilan Bangkit cukup solid sepanjang sesi penilaian. Burung ini dikenal memiliki tenaga depan yang stabil dan gaya kerja ngotot sehingga mampu bertahan di papan atas.

Persaingan tuan rumah Temanggung juga tidak kalah sengit. Nama Bergolo milik Ponadi ring Atna sukses menembus posisi empat besar setelah tampil cukup konsisten. Bahkan beberapa kung mania menyebut Bergolo memiliki materi prospek yang masih bisa berkembang jauh lebih matang.

Posisi lima ditempati Mukondo milik Sofiyan Temanggung ring Mardiko. Burung ini sempat mencuri perhatian lewat karakter suara unik yang cukup menonjol di tengah lapangan.

Sementara itu, Rodeo BF Temanggung kembali menunjukkan eksistensinya lewat amunisi bernama Boy Ambasador yang berhasil finish di posisi keenam. Tim milik Pak Pras tersebut memang terlihat cukup serius menurunkan materi hanging terbaiknya di event kandang sendiri.

Di posisi tujuh ada nama Elisa milik Abdul Ba’di Temanggung ring Super Galaxy. Penampilannya cukup stabil meski persaingan kelas hanging kali ini benar-benar padat kualitas.

Ponadi kembali menempatkan wakilnya lewat nama Bima di posisi delapan. Artinya, Ring Atna sukses menempatkan dua amunisi di jajaran sepuluh besar, sebuah hasil yang cukup membanggakan bagi kubu Temanggung.

Rodeo BF kembali mencatatkan namanya melalui Boy Minister SOL di posisi sembilan. Konsistensi Rodeo BF menempatkan dua burung di papan juara menjadi bukti kualitas materi hanging yang mereka miliki saat ini.

Sementara posisi sepuluh berhasil diamankan Dyan 2 milik Edi Temanggung ring Dyan yang tampil cukup kompetitif hingga akhir penilaian.

DH TEAM JADI SHOWROOM BERJALAN DI LADINI GOLOMBO CUP

Secara keseluruhan, gelaran LADINI GOLOMBO CUP Temanggung yang berlangsung Sabtu ini seolah berubah menjadi panggung demonstrasi kekuatan milik DH Team Wonosobo bersama ring andalannya, Ratu BF. Hampir di setiap kelas, nama-nama orbitan DH Team terus menghiasi papan atas kejuaraan dan mendominasi perhatian kung mania yang hadir di lapangan.

Yang lebih mencengangkan, menurut informasi yang beredar di arena, materi yang diturunkan DH Team kali ini ternyata belum sepenuhnya skuad utama. Beberapa burung terbaik mereka justru masih disimpan untuk menghadapi pertarungan yang lebih besar pada hari Minggu di ajang Liga Yogya Istimewa.

Fakta tersebut langsung memunculkan banyak komentar kagum dari para penghobi. Sebab meski hanya menurunkan lapis kedua dan materi muda, DH Team tetap mampu menguasai podium di berbagai kelas. Ini menjadi bukti bahwa kedalaman stok amunisi milik tim asal Wonosobo tersebut memang berada di level berbeda.

Nama-nama seperti Kemilau, Mentari, Senja, Pelangi, Wulan, Bintang hingga Raja tampil meyakinkan dan memperlihatkan kualitas hasil breeding yang sangat matang. Konsistensi suara, mental tanding, hingga kestabilan kerja menjadi ciri khas burung-burung orbitan Ratu BF.

Tak berlebihan jika banyak kung mania menyebut DH Team saat ini sebagai “showroom berjalan” perkutut prospek. Ke mana pun turun lomba, selalu ada materi baru yang mampu mencuri perhatian.

Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari tangan dingin pasangan suami istri pengusaha snack asal Wonosobo yang menjadi nahkoda DH Team. Di tengah kesibukan bisnis, mereka tetap total dalam mendukung perkembangan hobi perkutut di daerahnya. Bahkan keberadaan DH Team kini dianggap menjadi salah satu motor penggerak gairah kompetisi di wilayah Wonosobo dan sekitarnya.

Kehadiran mereka bukan hanya soal berburu prestasi, tetapi juga menghadirkan atmosfer persaingan sehat sekaligus memotivasi penghobi lain untuk terus meningkatkan kualitas breeding maupun materi lomba.

Dengan performa seperti ini, DH Team dipastikan bakal kembali menjadi pusat perhatian saat turun di Liga Yogya Istimewa. Kung mania pun mulai penasaran, seperti apa kekuatan skuad utama yang sengaja disimpan untuk pertarungan hari Minggu nanti. (foto nova, diedit untuk hiburan by goldenvoicenews), pastikan rawat trus perkututnya dengan rutin belanja pakan perkutut golden voice dan selalu ikutin  berita hiburan kung mania di web site idola kung mania

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news