El Zero Meido Hancurkan Duo Tim JBM

Seri perdana seru meski kurang mengigit.

El Zero meido Balas Kekalahan – Konkurs perdana Liga Perkutut Indonesia (LPI) 2026 yang memperebutkan Bupati Cup di Lapangan Alun-Alun Caruban. Sejak pagi, suasana sudah terasa berbeda—lebih panas, lebih ramai, dan penuh gengsi. Para kung mania dari berbagai daerah hadir dengan ambisi besar untuk menjadi raja kung mania Nusantara.  Babak pertama baru berjalan 10 menit, tensi langsung tinggi. Burung dikerekan 144 El Zero Miedo  tampil tanpa kompromi sat set mangung dor dor dor. Saat kontestan lain masih beradaptasi dengan cuaca terik, burung bergelang Pratama ini langsung “gass pol”. Anggungan stabil, volume tembus, serta durasi bunyi rapi membuatnya sukses mengunci koncer tiga hitam, dan ini menjadi sinyal awal dominasi El Zero.

Tim Jbm dan liga bf solid
Tim Jbm dominasi podium 3 besar

Memasuki babak kedua, tekanan mulai datang. Escobar bergelang Atlas yang dikerek di nomor 196 tampil agresif dan berhasil meraih koncer tiga hitam. Kehadirannya membuat persaingan semakin hidup dan memberi tekanan nyata di papan atas.
Namun, El Zero Miedo tetap tenang. Dengan gaya manggung yang konsisten  dan karakter anggungan yang matang, ia kembali mengamankan tiga hitam, menjaga posisinya tetap kokoh sebagai kandidat terkuat pondium perdana. kemenangan El Zero sesuai prediksi GoldenVoice News


Tiga besar foto bersama ketua umum

Babak ketiga menjadi titik panas. Mahabharata (kerekan 132) ikut merangsek dengan torehan tiga hitam. Tak berselang lama, burung di nomor kerekan 126 milik tim Pamekasan juga tampil impresif dengan capaian serupa. Persaingan berubah menjadi pertarungan terbuka, di mana setiap poin sangat menentukan.
Di momen krusial tersebut, El Zero Miedo yang dikerek sebagai nomor 144 justru tampil galak demi mengamankan poin maksimal.  Stamina tetap terjaga, performa stabil, dan mental juara benar-benar terlihat. Ia mampu meredam gempuran para pesaing sekaligus menghancurkan ambisi duo Malang yang sebelumnya diprediksi akan menguasai podium.

Perseteruan El versus Mahabarata ini mengingatkan kita saat keduanya bertempur hebat di seri penutup LPI 2025 , waktu itu Mahabarata menang.

kemenangan El Zero Membuka jalan untuk kembali meraih label sebagai perkutut terbaik indonesia 2025, seperti yang pernah diraih el zero tahun lalu. Kualitas El Zero yang masih terbaik membuat tim Carperter  yang dinahkodai Mr. Cokro Hindoyo percaya diri mengarungi kompetisi LPI 2026, apalagi dirinya disupport penuh oleh suhu Abah Hcholil dan Gus Yogi. baca profil mr.cokro hindoyo

Kelas dewasa Junior : Gorbacep Angkat Pamor Kent bf.

Kelas dewasa junior menampilkan juara baru bernama Gorbacep , burung bergelang ITS

, yang sukses meraih koncer tiga item. Untuk membawa pulang piala terbaik di kelas ini.

Kelas dewasa junior benar-benar menyajikan tontonan menarik. Gorbacep , amunisi milik rekan Kent BF, tampil impresif dan berhasil mengunci posisi juara pertama setelah melewati duel sengit melawan jagoan tangguh milik Agus Tardi, Tanjung Pinang, bernama Minaroh.
Penampilan Gorbacep yang dikawal joki Deny terlihat stabil sejak awal hingga akhir penilaian. Irama angkatan yang rapi, durasi kerja yang terjaga, serta mental tarung yang matang menjadi kunci kemenangan. Di sisi lain, burung bernama Munaroh bergelang Si Doel milik Agus Tardi yang dikawal joki Topik Jombang juga tampil luar biasa dan harus puas di posisi runner-up setelah memberikan tekanan ketat sepanjang laga.

Team Kent bf juara 1
Tim Kent moncer bersama Gorbacep

Pertarungan kedua burung ini menjadi sorotan utama. Munaroh sempat beberapa kali mengimbangi bahkan menempel pada perolehan poin, namun ketenangan dan konsistensi Gorbacep di momen-momen krusial menjadi pembeda tipis yang menentukan hasil akhir.
Kemenangan Gorbacep tak hanya soal podium, tetapi juga membawa warna baru bagi kelas dewasa junior yang selama ini kerap dianggap “anak tiri” dan kurang mendapat sorotan. Dengan munculnya rivalitas panas antara Gorbacep dan Munaroh, kelas ini kini mulai menunjukkan daya tarik tersendiri.
Harapannya, duel kedua kubu ini bisa terus berlanjut di setiap seri, menghadirkan persaingan yang sehat dan berkualitas. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin kelas dewasa junior akan menjadi salah satu kelas paling ditunggu, termasuk pada seri berikutnya di LPI Tugu Muda Cup Semarang.

Data kejuaraan lengkap posisi 120–  diunggah setelah rilis resmi dari pihak berwenang.

Foto bersama tiga besar

 

Trending Topic

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news