ATLAS SEMARANG MELEDAK DI KALSEL! Panglima Kumbang Bikin Lawan Keringat Dingin, Arena Liga Kal-Sel 6 Dibuat Geger!

ATLAS SEMARANG-Siapa bilang hanya mesin yang bisa panas? Di Liga Perkutut Kalimantan Selatan Seri #6, yang panas justru suasana lapangan! Bahkan sebelum babak pertama dimulai, aroma persaingan sudah terasa hingga ke parkiran. Semua kung mania datang membawa mimpi yang sama: pulang membawa piala. Tapi sayangnya, podium juara tidak cukup untuk semua orang!

Minggu (5/7/2026), Lapangan Lembu Jantan, Pekapuran Raya, Banjarmasin, berubah menjadi medan perang para jawara perkutut. Puluhan burung terbaik saling adu kualitas, saling unjuk irama, saling berebut perhatian juri. Yang bunyinya kurang greget? Siap-siap cuma jadi penonton saat lawan naik podium!

Namun, di tengah sengitnya pertarungan, ada satu nama yang kembali membuat kung mania berbisik-bisik.

Panglima Kumbang Mengamuk, Atlas Semarang Kembali Kibarkan Bendera Juara!

Tampil tanpa banyak basa-basi, Panglima Kumbang milik H. Rihan – BGM Bird Farm Binuang, produk Atlas Semarang, benar-benar menunjukkan kelasnya. Dari kerekan nomor 40, burung ini tampil penuh percaya diri, irama mengalir, kerja stabil, hingga akhirnya sukses mengunci Juara 1 Kelas Dewasa Bebas.

Begitu hasil diumumkan, tepuk tangan langsung pecah. Ada yang bersorak gembira, ada yang cuma bisa tersenyum tipis sambil bergumam

Empat Babak, Jantung Berdebar, Emosi Naik Turun!

Sejak babak pertama dimulai, suasana langsung menegang. Setiap bunyi membuat mata juri bergerak cepat. Setiap anggukan juri membuat pemilik burung menahan napas. Ada yang tersenyum lebar, ada pula yang sibuk menghitung peluang sambil berharap Dewi Fortuna ikut nongkrong di atas kerekan.

Cuaca cerah seolah menjadi panggung sempurna bagi para jawara untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Empat babak berlangsung seru tanpa hambatan. Tak ada yang mau mengalah. Semua tampil habis-habisan demi mengamankan poin liga.

Ketua Pengda P3SI Banjarmasin, Agus Anjar Hukama, mengaku bersyukur seluruh rangkaian acara berjalan sukses berkat dukungan luar biasa dari para kung mania.

Hal senada juga disampaikan Henny Sutanto dari bagian pendaftaran. Menurutnya, antusiasme peserta tetap tinggi dari seri ke seri. Ini menjadi bukti bahwa gairah hobi perkutut di Kalimantan Selatan masih menyala terang.

Pesona dan Play Star Ikut Bersinar

Bukan hanya Panglima Kumbang yang tampil memikat.

Di Kelas Dewasa Yunior, Pesona milik Erwan Siregar Banjarbaru sukses menjadi yang terbaik setelah menunjukkan performa meyakinkan sepanjang penjurian.

Sedangkan Play Star milik Munasib Banjarmasin menjadi bintang di Kelas Piyik Hanging. Penampilannya yang konsisten membuat lawan harus rela mengakui keunggulannya.

Ketua Pengwil P3SI Kalimantan Selatan, H. Winardi Sethiono, berharap Liga Kal-Sel terus menjadi penyemangat para penghobi untuk terus berprestasi dan menjaga eksistensi dunia perkutut di Banua.

Satu hal yang paling menarik dari seri kali ini tentu saja adalah ledakan prestasi produk Atlas Semarang. Prestasi demi prestasi yang terus bermunculan membuat nama Atlas semakin diperhitungkan. Kini banyak kung mania mulai melirik, memburu, bahkan berharap bisa memiliki produk dengan darah juara tersebut.

Liga masih berlanjut; persaingan masih panjang. Tetapi satu pesan dari Seri #6 sudah terdengar sangat jelas…jgn lupa tetap bersama pakan perkutut golden voicedan web site idola kung maniadata sumber medsos dan media online  

atlas semarang

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news