Tandem El Zero Meido Sudah Menyihir, Carpenter BF Optimis Wujudkan Duet Juara di Akhir Liga”

TANDEM EL ZERO MEIDO yang berNama Sihir kini mulai benar-benar terasa gaungnya di panggung Liga Perkutut Indonesia 2026. Jagoan milik Mr Cokro  Hindoyo dari Carpenter BF Lombok itu tidak datang sekadar meramaikan persaingan. Di seri Cirebon, Sihir tampil menggigit dan sukses menunjukkan kelasnya dengan merebut posisi terbaik di kelas bergengsi Dewasa Senior.

Yang membuat penampilan ini semakin menarik, Sihir tidak menang dengan cara biasa.

Burung yang baru dua kali tampil di LPI tersebut sukses mengoleksi tiga hitam selama tiga babak dan menutup lomba  dengan kemenangan perdana, total poin yang dikumpulkan oleh sihir berkisar  sekitar 250 poin (poin yang asli nunggu rilis resmi yang tak kunjung di rilis) . Angka yang membuat namanya mulai masuk radar persaingan papan atas musim ini.

Bagi banyak kung mania, hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Sihir bukan sekadar pelengkap skuad Carpenter BF Lombok, tetapi mulai berubah menjadi salah satu aset serius untuk pertarungan klasemen akhir.

Hebatnya lagi, performa itu lahir dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal.

Menurut tim goldenvoicenews.com  Sihir mendapat posisi pinggir, lokasi yang sering dianggap kurang nyaman untuk memaksimalkan kerja burung. Namun justru di titik itu mental dan kualitas tampilnya diuji.

Alih-alih tenggelam, Sihir tetap menunjukkan kelasnya. Burung ini disebut mampu gacor hingga empat babak dan mempertahankan ritme kerja secara konsisten dan memang sihir sepadan jadi tandem el zero meido

Tim goldenvoicenews.com  bahkan menilai salah satu kekuatan utama Sihir adalah daya kerjanya yang panjang. Dalam sekali tampil, Sihir mampu menghasilkan durasi kerja hingga sembilan sampai sepuluh kali bunyi, sebuah kualitas yang tidak mudah ditemukan di kelas dewasa dengan tekanan kompetisi tinggi.

Hasil di Cirebon otomatis membuat rasa bangga dan optimisme berkibar di kubu Carpenter BF Lombok.

Mr Cokro Hindoyo semakin percaya diri melihat peluang besar untuk mewujudkan target yang sejak awal mereka simpan rapat-rapat yakni menduetkan El Zero Meido dan Sihir di posisi satu dan dua klasemen akhir Liga Perkutut Indonesia 2026.

Optimisme itu juga diamini oleh Gus Yogi, putra mahkota Abah Kholil hdl yang selama ini dikenal rutin mengawal amunisi-amunisi andalan Carpenter BF Lombok di berbagai seri.

Di sisi lain, El Zero Meido sejak rungkad dengan pasanganya memang belum sepenuhnya berada dalam kondisi terbaik.  performanya sempat dipengaruhi kondisi yang belum sepenuhnya kembali stabil setelah tidak akur dengan betinanya.

Meski begitu peluang El Zero Meido untuk tetap menjadi yang terbaik di LPI 2026 dinilai masih sangat terbuka. Apalagi posisi poin sementara disebut masih memberi jarak yang cukup dari para rival terdekat meski klasemen resmi lengkap masih menunggu rilisan pusat.

Namun di balik hasil yang terlihat di gantangan, kubu Carpenter BF Lombok melihat ada hal yang sering luput dipahami banyak peserta.

Memiliki burung bagus memang bisa ditempuh dengan banyak cara. Tetapi membuat burung mau bekerja konsisten saat lomba adalah kemampuan yang tidak semua kung mania miliki.

Masih banyak yang berpikir kualitas materi adalah segalanya. Padahal dalam kompetisi, burung harus didukung perawatan, pengondisian, tenaga, dan strategi tampil agar mampu mengubah potensi menjadi poin.

Di titik itulah Carpenter BF Lombok merasa memiliki kekuatan tersendiri.

Tim ini dikenal memberi perhatian penuh terhadap proses persiapan dan pengawalan burung sehingga performa di lapangan dapat keluar maksimal. Dalam pandangan tim, kelebihan seseorang tetap harus dihormati sebagai bagian dari kemampuan, pengalaman, dan proses yang dijalani.

Karena ketika ada tim yang mampu menampilkan burung secara maksimal, penonton pun ikut mendapat tontonan berkualitas.

Apalagi dengan sistem penilaian 3–5–7, kelas dewasa baik Senior maupun Junior kini semakin menjadi panggung yang menuntut burung benar-benar siap kerja.

Tidak cukup hanya bagus secara materi.

Burung juga harus rajin manggung dan konsisten berbunyi.

Dan di Cirebon, untuk sementara waktu, Sihir sudah membuktikan bahwa namanya bukan sekadar nama. Bersama El Zero Meido ia mulai membuka mimpi besar Carpenter BF Lombok untuk menutup musim dengan duet juara.

carpenter bird farm
TIM CARPENTER LOMBOK

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news