CARPENTER & RING HDL dominasi Liga Perkutut Lombok) Seri 3 yang digelar Minggu (07/06/2026) di Lapangan RTH Mataram, kedunya benar-benar menjadikan LPL panggung pertunjukan jawar orbitanya. Atmosfer lomba terasa panas sejak pagi hari. Deretan nama besar kungmania NTB turun gunung membawa amunisi terbaiknya, ditambah kehadiran sejumlah mekanik dan pendamping dari Pulau Jawa yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan para jawara Lombok.
Namun di tengah sengitnya persaingan, satu nama sukses mencuri perhatian. Samuel BLT Mataram tampil luar biasa dengan mengantarkan dua amunisinya merebut podium tertinggi di kelas Dewasa Senior dan Dewasa Yunior. Sebuah pencapaian yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa kekuatan baru dari Lombok siap berbicara lebih banyak di level nasional bersama Tim Carpenter BF.
Lebih menarik lagi, keberhasilan ini terjadi saat Ring Carpenter dan HDL mendapat pengawalan langsung dari sang putra mahkota Carpenter, Gus Yogi, yang hadir mewakili Big Bos Carpenter BF, Mr. Cokro Hindoyo, dalam memantau perkembangan amunisi-amunisi terbaik di bumi Lombok.
TASYA TAK TERBENDUNG, CARPENTER KUASAI DEWASA SENIOR
Di kelas Dewasa Senior, nama Tasya (Kerekan 09) bergelang Carpenter tampil begitu dominan. Sejak babak awal, burung andalan Samuel BLT ini menunjukkan kualitas kelas atas dengan pukulan rapat, tenaga kuat, serta irama yang konsisten.
Para rival dibuat tak berkutik menghadapi performa Tasya yang terus mengalir tanpa celah. Hasilnya, podium juara pertama berhasil diamankan dengan meyakinkan.
Hebatnya lagi, posisi runner-up juga ditempati sesama keluarga Carpenter melalui Haraiman (Kerekan 19), sementara Intan Trisakti (Kerekan 12) bergelang CRN harus puas mengisi posisi ketiga.
Dominasi ganda ini semakin mempertegas kualitas trah Carpenter yang terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan besar di jagad perkutut nasional.
KERAMAT LANJUTKAN PESTA KEMENANGAN SAMUEL BLT
Belum puas menguasai Dewasa Senior, Samuel BLT kembali membuat geger arena melalui Keramat (Kerekan 110) bergelang Arrohead di kelas Dewasa Yunior.
Dengan permainan cerdas dan strategi yang matang, Keramat mampu mengendalikan jalannya persaingan. Pukulan demi pukulan yang dilepaskan sukses mengantar sang jawara menuju tangga juara tertinggi.
Sementara itu Satria (Kerekan 119) bergelang JBM dan Petrik (Kerekan 120) bergelang Batur harus mengakui keunggulan Keramat dan menempati posisi kedua serta ketiga.
Sapu bersih dua kelas utama ini menjadi bukti bahwa amunisi Samuel BLT kini tengah berada dalam performa terbaiknya.
NUANSA BENING BIKIN HDL BERKIBAR
Sementara di kelas Piyik Hanging, sorotan tertuju kepada debutan muda penuh masa depan, Nuansa Bening (Gantangan 23) bergelang HDL milik Tim Dwipa Praya NTB.
Meski berstatus burung muda, Nuansa Bening tampil tanpa rasa takut. Mental tarung yang kuat dan kemampuan bermain stabil membuatnya mampu menguasai jalannya perlombaan hingga akhirnya mengunci podium juara pertama.
Posisi kedua diraih Permata Agung (Gantangan 38) bergelang Pusaka, sedangkan Laskar Duren (Gantangan 13) bergelang ENG menempati posisi ketiga.
Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa Ring HDL terus melahirkan amunisi prospektif yang siap menjadi ancaman serius di masa mendatang.
GUS YOGI: LOMBOK PUNYA POTENSI LUAR BIASA
Mewakili keluarga besar hdl BF, Gus Yogi mengaku bangga melihat perkembangan dunia perkutut Lombok yang semakin maju dan kompetitif.
“Lombok memiliki banyak materi berkualitas dan kungmania yang luar biasa militan. Kami melihat perkembangan yang sangat positif. Prestasi Samuel BLT, Tim Dwipa, dan rekan-rekan lainnya menunjukkan bahwa NTB punya potensi besar untuk terus bersaing di level nasional. Carpenter dan HDL akan terus mendukung lahirnya jawara-jawara baru dari Lombok,” ungkap Gus Yogi.
MR. COKRO HINDOYO: JANGAN CEPAT PUAS, TARGET KITA NASIONAL
Di tempat terpisah, Big Bos Carpenter BF, Mr. Cokro Hindoyo, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan amunisi Carpenter & ring HDL di LPL Seri 3.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Kemenangan ini patut disyukuri, tetapi jangan cepat puas. Target kita bukan hanya juara di daerah, melainkan mampu berbicara dan bersaing di pentas nasional. Terus jaga kualitas, konsistensi, dan semangat belajar,” tegas Mr. Cokro Hindoyo.
LOMBOK SIAP MENJADI KANDANGNYA PARA JAWARA NASIONAL
Ketua Pengwil Perkutut Lombok, L. Didit Patria, mengaku bangga melihat perkembangan kualitas lomba dan peternakan perkutut di NTB yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
“Alhamdulillah, LPL Seri 3 kembali berlangsung sukses dan penuh semangat persaudaraan. Yang paling membanggakan adalah kualitas jawara-jawara Lombok semakin meningkat. Kehadiran ring-ring besar seperti Carpenter, HDL, Arrohead, CRN, JBM dan lainnya menjadi warna tersendiri sekaligus motivasi bagi para peternak lokal. Saya optimistis Lombok ke depan akan menjadi salah satu lumbung dan kandangnya jawara-jawara nasional,”
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, juri, panitia, dan para pendukung yang telah menjaga sportivitas lomba. Persaingan boleh ketat, tetapi persaudaraan antar kungmania harus tetap menjadi yang utama. Inilah semangat yang terus kami bangun dalam setiap gelaran Liga Perkutut Lombok,” tambahnya.
Dengan suksesnya gelaran LPL Seri 3 ini, Pengwil Lombok semakin optimistis membawa dunia perkutut NTB menuju level yang lebih tinggi. Apalagi dukungan dari para tokoh nasional seperti Mr. Cokro Hindoyo CARPENTER, kehadiran Gus Yogi HDL, serta semakin banyaknya amunisi berkualitas yang lahir dari peternak perkutut di Lombok menjadi modal besar untuk menembus panggung nasional di musim kompetisi 2026 (data media online). tetap bersama pakan perkutut golden voice dan web site idola kung mania





