ITS BIRD FARM BOGOR NAIK ROKET GORBACEP

its k.8 karakter suaranya tipikal kontes

ITS BF GO NASIONAL-Gelaran Liga Perkutut Indonesia (LPI) Cinta Satwa Cup di Alun-Alun Caruban pada 12 April 2026 silam benar-benar menghadirkan kebahagiaan bagi tim Kent BF dan ITS Bird Farm. Salah satu momen paling membanggakan datang dari burung bernama Gorbacep yang sukses meraih podium pertama di kelas bergengsi.

Kemenangan Gorbacep terasa seperti “minuman segar” bagi tim Kent BF setelah setahun absen meraih juara 1 di kelas dewasa. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas tetap terjaga dan mampu kembali bersaing di level nasional.

Di sisi lain, kemunculan Gorbacep juga menjadi panggung pembuktian bagi produk ternakan ring ITS. Publikasi kemenangan ini praktis menjadi paket lengkap—prestasi di lapangan sekaligus promosi kualitas breeding. Sang pemilik, Uda Ittas, dikabarkan begitu girang hingga melupakan kondisi kesehatannya yang kurang fit, yang juga menjadi alasan dirinya tidak hadir langsung di Caruban. Andaikan bisa menyaksikan langsung, tentu kebanggaan itu akan terasa berlipat, bahkan duduk berhimpitan selama perjalanan di hiecepun tak akan terasa demi melihat hasil ternakannya berdiri di puncak podium.

Gorbacep: Darah Juara dari Kandang ITS K-8
Jika ditelusuri, Gorbacep berasal dari kandang ITS K-8 dengan trah istimewa. Pejantannya dari ring Amuse, hasil persilangan its Primadona x Atlas 666, yang dikenal memiliki daya turun ujung panjang. Sementara betinanya berasal dari ring JML K-4, turunan AF El Fatih dan HK anak Superman. Dengan komposisi darah seperti ini, wajar jika kualitasnya mampu menembus persaingan ketat di LPI.

Secara karakter, turunan kandang ini dikenal memiliki tenaga besar dan irama kuat, meski terkadang ujungnya sedikit lambat keluar—termasuk Gorbacep. Namun, keunggulan utamanya ada pada mental yang luar biasa dan daya tahan yang bandel di lapangan.

Mengobati Luka Lama, Mengangkat Nama Kembali
Munculnya kembali ring ITS di pentas nasional juga menjadi semacam “obat luka lama”, terutama setelah burung andalan sebelumnya, Sultan Bogor milik tim Punto, yang sempat moncer di Lombok, kini tak lagi tampil akibat kejadian di masa lalu.

Menariknya, saudara kandung Gorbacep juga kini berkembang di luar Jawa, tepatnya di Pangkep, Sulawesi Selatan. Burung tersebut kini menjadi andalan Muhamad Akbar yang punya ternakan ring Locksmith, Its k. 8 adik gorbacep ini  hasil take over dari Teratai BF. Menurut Akbar, burung ini tengah diproyeksikan untuk tampil di Liga Sulsel 2026 mendatang.

Apresiasi dan Dukungan
Uda Ittas menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim Kent BF yang telah mendukung hingga ring ITS kembali bersinar. Apresiasi khusus juga diberikan kepada Kang Deny Sampang yang sukses memoles Gorbacep hingga tampil maksimal di pentas nasional.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada H. Jamil, Mas Rudi AF, dan Om Wasid atas dukungan indukan berkualitas di ITS, yang menjadi fondasi lahirnya Gorbacep.

Tak ketinggalan, dukungan pakan dari pakan perkutut golden voice juga menjadi faktor penting. “Terima kasih atas support pakan Supermannya tiap bulan. Produksi jadi lancar, burung juga cepat terjual. Semua ini sudah jadi takdir Yang Maha Kuasa,” ungkap Uda Ittas kepada GoldenVoice News

Catatan Ringan untuk Kung Mania
Bagi kung mania yang ingin berkunjung atau sekadar mencari informasi seputar kandang Uda Ittas di wilayah Bojong Gede, cukup ketik ITS Bird Farm. Jangan sampai salah ketik menjadi “ITIK BF”, karena yang muncul bukan peternakan perkutut milik Uda Ittas, melainkan bisa-bisa malah diarahkan ke warung penyet 😄

Dengan kemenangan ini, Gorbacep bukan hanya sekadar juara—tetapi simbol kebangkitan dan konsistensi kualitas dari ITS Bird Farm di kancah nasional.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news