Award Liga Piyek Kopi luhur Cirebon : MERIAH!!!

Award Liga Piyek Kopi Luhur Cirebon ADALAH akhir perjalanan Liga Ladini (khusus piyikan) Kopi Luhur Cirebon 2025/2026, dan ini benar-benar jadi salah satu barometer kekuatan kung mania wilayah Jabar selain Liga Baringga dan tentunya Liga Perkutut Jabar. Digelar dalam enam putaran sepanjang tahun, tiap seri menyuguhkan dinamika yang terus berubah—dari kuda hitam yang tiba-tiba meledak hingga jadi  nama mapan karena konsisten menjadi juara. Dan Lapangan Kopi Luhur pun seolah tak pernah sepi, menjadi saksi lahirnya bintang-bintang baru di kelas piyik.

Burung-burung seperti SURAKARTA, ELVIS, hingga KIMBA menunjukkan kualitasnya, sementara di kelas yunior dan hanging, pergeseran posisi klasemen terjadi hampir di setiap putaran. Faktor setting, cuaca, hingga jam terbang jadi penentu di tiang gantangan.

Puncaknya di seri pamungkas, Minggu (29/3), atmosfer terasa berbeda. Duel antarjawara berlangsung ketat dan penuh tekanan. SURAKARTA akhirnya mengunci posisi puncak Piyik Bebas, CIREBON TRUSMI tampil stabil di Yunior, dan SINGA BUKIT tak terbendung di Hanging. Kemenangan ini bukan sekadar hasil satu hari, melainkan akumulasi performa sepanjang musim.

Ketua Pengwil Jabar, Suhartono, S.H., alias Koh Akim, yang juga pemilik lapangan, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya award Liga Piyek Kopi Luhur 2025. “Alhamdulillah, dari awal sampai akhir liga berjalan lancar dengan partisipasi luar biasa. Ini bukti bahwa mania Cirebon dan sekitarnya hidup dan terus berkembang. Harapan kami tahun depan bisa lebih semarak lagi,” ungkapnya.

Ketua pelaksana, Budi Sae, menambahkan apresiasi kepada seluruh pihak. “Terima kasih kepada semua peserta dan panitia yang sudah menjaga sportivitas hingga liga ini sukses terselenggara.” Sebagai penutup, panitia juga mengundi hadiah utama satu unit sepeda motor listrik yang menjadi simbol manis berakhirnya Liga Ladini musim ini yang penuh cerita dan gengsi.

JAGOANYA MONCER, EYAKA BF SIAP TARUNG DI LPI!!

 

Kemenangan SINGA BUKIT di kelas Piyik Hanging pada puncak award  Liga Piyek  Kopi Luhur 2025/2026 menjadi momen yang membanggakan bagi Defri Eyaka, sang pemilik Eyaka BF. Tampil konsisten sejak awal putaran hingga laga final, SINGA BUKIT akhirnya mengunci posisi juara satu dan mempertegas statusnya sebagai salah satu piyik prospektif dengan nilai jual tinggi.

Defri mengaku puas dengan capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa kualitas SINGA BUKIT memang layak diapresiasi, bahkan dengan banderol yang kini sudah menyentuh angka Rp30 juta. “Ini jadi pembuktian kalau burung ini memang punya kualitas. Harapannya ke depan, di event Liga Perkutut Indonesia, SINGA BUKIT bisa terus tampil maksimal dan nilainya semakin naik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa hasil ini tidak datang secara instan. Perawatan yang konsisten dan eksklusif menjadi kunci utama, mulai dari setting harian hingga pola pakan yang terjaga. Salah satu faktor pendukung yang rutin diberikan adalah pakan Golden Voice pakan perkutut golden voice, yang menurutnya membantu menjaga performa dan stabilitas burung di lapangan.

Meski jawara di award liga piyek, Defri tetap merendah diri. “Semua yang kita lakukan ini hanya sebatas ikhtiar. Soal hasil, kita kembalikan lagi pada rezeki,” tutupnya. Sebuah pernyataan yang mencerminkan filosofi banyak kung mania—bahwa usaha maksimal harus tetap diiringi dengan rasa syukur atas hasil yang didapat. (foto eyaka). pembelian pakan golden voice bisa free ongkir klik marketplace chek out disini

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news