Tim Punto Kuasai Liga Batavia Seri 5, Hasan-Tambar Cekcok Berebut Podium?

@terataibirdahop

liga Batavia rodtang memang tim punto paling senang

♬ suara asli – Teratai Bird Shop – Teratai Bird Shop

Tim Punto Kuasai Liga Batavia Seri 5 di gelaran Liga Batavia Seri ke-5 yang berlangsung di Lapangan Nusa Bird Farm (Nusa BF), Gunung Putri, Bogor, Minggu (26/7/2026). Liga Batavia seri 5 ini  benar-benar menjadi pesta bagi para kung mania. Antusiasme peserta begitu luar biasa hingga tiket ludes sebelum penilaian dimulai. Banyak peserta yang datang terlambat harus gigit jari karena tidak lagi mendapatkan nomor gantangan.

Pemandangan seperti ini memang bukan hal baru. Setiap Nusa BF dipercaya menjadi tuan rumah. Lapangan selalu dipenuhi burung-burung berkualitas dari berbagai daerah. Tak heran jika Liga Batavia Seri 5 kembali menghadirkan persaingan panas sekaligus tontonan yang menghibur.

Ketua Pengwil P3SI Jabodetabek, Mr. Sularno, yang hadir bersama sang istri, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang terus mendukung Liga Batavia.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh kung mania yang kembali memadati Liga Batavia Seri 5. Antusiasme yang luar biasa ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan lomba yang berkualitas, nyaman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Mohon maaf jika masih ada rekan-rekan yang belum kebagian tiket karena keterbatasan gantangan. Semoga di seri berikutnya bisa kembali bertemu dengan suasana yang lebih meriah,” ujar Mr. Sularno.

Di tengah kemeriahan lomba, Mr. Sularno juga berseloroh mengenai amunisi andalannya dari Tiga F Bird Farm yang kali ini belum menunjukkan performa terbaik.

“Kebetulan burung andalan Tiga F hari ini sedang mogok bunyi. Mungkin dia lebih memilih menikmati matahari dan berjemur daripada ikut berebut podium,” canda Mr. Sularno yang langsung disambut tawa para peserta.

Sorotan utama tentu mengarah pada duel klasik Rodtang versus Mistikus. Rodtang, amunisi milik Akang Nusa yang dikawal joki Tambar, harus berhadapan dengan Mistikus, burung andalan Tim AF milik Mas Arie dan Rudy yang dikawal Hasan.

Yang membuat duel ini semakin menarik, Hasan dan Tambar merupakan saudara seibu. Di bawah gantangan, keduanya tak henti-hentinya memberi semangat kepada burung andalan masing-masing. Sesekali terdengar saling ledek dan adu celetukan yang mengundang tawa penonton. Bahkan para kung mania berseloroh, “Mereka seperti lupa kalau dulu pernah mandi bareng di sungai samping rumah.”

Perseteruan Rodtang dan Mistikus benar-benar menghadirkan hiburan tersendiri. Ibarat perebutan sabuk juara, kedua joki sama-sama ngotot mempertahankan gengsi. Namun, begitu penilaian selesai, keduanya kembali akrab, membuktikan bahwa persaingan hanya terjadi di atas gantangan.

Hasil akhirnya pun sama-sama membanggakan. Rodtang dan Mistikus berhasil mengoleksi koncer tiga hitam, menegaskan keduanya masih menjadi burung papan atas Liga Batavia. Hebatnya lagi, pada seri kali ini tercatat empat burung yang sukses meraih koncer tiga hitam, yakni Rodtang, Mistikus, Bisma, dan Shandhur. Dua nama terakhir menjadi bukti kekuatan Tim Punto yang menguasai arena.

Jika kelas dewasa diramaikan oleh duel Rodtang dan Mistikus, maka kelas piyek benar-benar menjadi panggung milik Tim Punto. Tim asal Jakarta tersebut tampil dominan dengan menguasai Kelas Piyek Bebas dan Piyek Junior. Bahkan di kelas Piyek Bebas, Kingdom dan Pedro sukses menyapu bersih Juara 1 dan Juara 2, sehingga dua trofi bergengsi langsung diboyong ke markas Tim Punto bersama 5 trofi lainnya.

Di balik performa impresif itu, hadir sosok Wasid WS, yang dikenal sebagai “Perawat Handal”, bersama Iwan Marlin. Sentuhan keduanya kembali terbukti mampu menjaga performa burung-burung Tim Punto tetap stabil hingga mampu mendominasi jalannya kompetisi.

Dengan tiket yang habis diserbu peserta, kualitas burung yang merata, perang saudara Hasan dan Tambar yang menghibur, serta dominasi mutlak Tim Punto di kelas piyek, Liga Batavia Seri ke-5 di Nusa BF kembali membuktikan diri sebagai salah satu liga regional paling bergengsi. Persaingan semakin sengit, sportivitas tetap terjaga, dan para kung mania kini sudah menantikan duel-duel panas pada seri berikutnya.

ULASAN TIGA BESAR SETIAP KELAS LIGA BATAVIA SERI #5 2026 – NUSA BF BOGOR

1. KELAS DEWASA SENIOR

🥇 Rodtang – Akang Nusa (Bogor)
Rodtang kembali membuktikan diri sebagai burung elit Liga Batavia. Dikawal joki Tambar, Rodtang tampil stabil sejak awal hingga akhir penilaian dan sukses mengamankan podium tertinggi. Anggungannya yang konsisten membuat para juri tak ragu menempatkannya sebagai juara pertama.

🥈 Mistikus – AF (Bogor)
Performa Mistikus juga luar biasa. Burung andalan Tim AF milik Mas Arie dan Rudy yang dikawal Hasan terus menempel ketat pada Rodtang. Duel keduanya menjadi tontonan paling seru sepanjang lomba. Sama-sama meraih koncer tiga hitam, Mistikus hanya terpaut tipis dari rival abadinya.

🥉 Bisma – Team Punto (Jakarta)
Bisma melengkapi dominasi burung papan atas. Penampilannya semakin menegaskan bahwa Team Punto bukan hanya kuat di kelas piyek, tetapi juga mulai berbicara banyak di kelas dewasa.


2. KELAS PIYEK BEBAS

🥇 Kingdom – Team Punto (Jakarta)
Kingdom tampil luar biasa dan menjadi yang terbaik di kelas paling bergengsi untuk piyek. Stabilitas anggungan membuat Kingdom layak berdiri di podium tertinggi.

🥈 Pedro – Team Punto (Jakarta)
Dominasi Team Punto benar-benar tak terbendung. Pedro mengunci posisi kedua sehingga podium satu dan dua sukses diborong pulang ke markas Team Punto.

🥉 Jaka Tengil – Heru WI (Banyumas)
Jaka Tengil tampil mengejutkan dengan menyelinap di posisi ketiga. Di tengah dominasi burung Jakarta, wakil Banyumas ini mampu menunjukkan kualitasnya.


3. KELAS PIYEK YUNIOR

🥇 A Imannuel – Team Punto (Jakarta)
Kembali, Tim Punto menunjukkan kelasnya. A Immanuel tampil paling stabil dan menjadi kampiun Piyek Yunior.

🥈 Play Boy – Zaidan (Bogor)
Playboy memberikan perlawanan sengit dan terus membayangi pemuncak klasemen. Penampilannya menjadi salah satu yang paling menarik perhatian juri.

🥉 Sri Tanjung – Aziz Semprul (Bekasi)
Sri Tanjung tampil konsisten hingga berhasil mengamankan posisi tiga besar, membuktikan kualitasnya di tengah persaingan yang sangat ketat.


4. KELAS PIYEK HANGING

🥇 Van Holland – Wondo Arosa (Jakarta)
Van Holland tampil meyakinkan dan berhasil menguasai kelas Hanging. Irama dan kestabilannya menjadi modal utama menuju podium pertama.

🥈 Sri Dewi – Faizun / Heru WI (Cilacap)
Sri Dewi menunjukkan kualitas luar biasa dan mampu bersaing hingga akhir penilaian. Posisi runner-up diraih dengan perjuangan yang tidak mudah.

🥉 Enzi – Pramando (BSD/Tangsel)
Enzi melengkapi podium tiga besar lewat penampilan yang rapi dan konsisten sejak awal penjurian.

Liga Batavia Seri #5 di Nusa BF benar-benar menyajikan persaingan kelas atas. Rodtang dan Mistikus kembali memanaskan rivalitas di kelas Dewasa Senior, sementara Team Punto tampil sebagai bintang lapangan dengan menguasai Piyek Bebas dan Piyek Yunior, bahkan menyapu bersih Juara 1 dan 2 Piyek Bebas. Dominasi ini semakin menegaskan bahwa Team Punto merupakan salah satu kekuatan besar yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar Liga Batavia musim 2026. Tetap nantikan berita liga Batavia di web Web site lucu lucuan kung manis indonssia

Data hasan panitia

 

 

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news