Big Show Makin Dahsyat dan ini terlihat saat tampil di Liga Salatiga Putaran ke-4,burung milik Mr Titi yang tampil luar biasa. Big Show seolah memiliki cerita berbeda setiap kali tampil di lapangan Pengda Salatiga. Entah karena faktor cuaca atau sebab lain yang belum diketahui, performanya selalu terlihat menonjol. Yang pasti, setiap turun di lapangan Pengda Salatiga, Big Show mampu menunjukkan kualitas suara yang membuatnya kembali berada di posisi teratas.
Pada putaran ke-4 Liga Salatiga, Big Show benar-benar “tampil show”. Mangung apik sejak berada di atas kerekan dan mampu mendapatkan koncer tiga hitam. Hasil tersebut mengantarkannya sebagai juara pertama.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan prestasi. Bagi Mr. Titi, hasil tersebut terasa istimewa karena menjadi kemenangan kedua Big Show di lapangan Pengda Salatiga.
Ada cerita menarik di balik keberhasilan tersebut. Mr. Titi kali ini turun langsung ke lapangan dan menaikkan sendiri jagoannya. Kehadiran langsung sang pemilik membuat kemenangan Big Show terasa semakin spesial.
Setelah cukup lama tidak berinteraksi langsung dengan suara perkutut, Mr. Titi akhirnya mendapatkan momen yang sangat berkesan. Big Show mampu memberikan penampilan terbaik dan membayar kehadiran sang owner dengan hasil maksimal.
Kegembiraan Mr. Titi pun terlihat jelas setelah Big Show memastikan kemenangan. Mangung apik dengan perolehan tiga koncer hitam menjadi bukti bahwa jagoannya masih mampu menunjukkan performa terbaik ketika berada di lapangan.
Kemenangan kedua di tempat yang sama juga menjadi modal kepercayaan diri menjelang agenda berikutnya. Mr. Titi berharap performa Big Show tidak berhenti di Liga Salatiga.
Target selanjutnya adalah HB Cup. Ia berharap Big Show dapat mempertahankan kualitas penampilannya dan kembali menunjukkan performa terbaik ketika menghadapi persaingan berikutnya.
Bagi Mr. Titi, kemenangan di Liga Salatiga putaran ke-4 menjadi kado istimewa setelah sekian lama kembali menikmati langsung suara perkutut di lapangan. Big Show bukan hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga menghadirkan kembali rasa senang yang selama ini dirindukan.

Piyik Junior: Kalimaya Bawa Nama Primarasa ke Puncak
Persaingan di kelas Piyik Junior juga berlangsung menarik. Kalimaya milik Dede Primarasa/Bandung berhasil merebut juara pertama dengan kode Primarasa dan nomor gantangan 126.
Posisi kedua ditempati Tendangan Sudut milik Nugroho/Magetan dengan kode BTS. Sementara Bintang Mas milik PLH BF/Cilacap berada di posisi ketiga dengan kode LC.
Kalimaya tidak sendirian membawa nama Primarasa di jajaran atas. Suryalaya, juga milik Dede Primarasa/Bandung, berada di posisi keempat. Dengan demikian, nama Primarasa kembali terlihat kuat di papan atas Piyik Junior.
Posisi kelima ditempati Gunung Kunci milik Agus/Boyolali.
Hasil tersebut membuat persaingan Piyik Junior semakin menarik. Kalimaya mampu mengamankan posisi tertinggi, sementara Suryalaya ikut menjaga kehadiran Primarasa di lima besar.
Piyik Hanging: Pahala Tampil Terdepan
Di kelas Piyik Hanging, giliran Pahala milik Rahmat Pandan Arum/Semarang yang tampil sebagai juara pertama. Pahala menggunakan kode Pangestu dan tercatat dengan nomor gantungan 106.
Posisi kedua ditempati Ince Amasra milik Hari Tanker/Boyolali dengan kode Holly. Sementara Sinar Mas milik Faizun/Cilacap menempati posisi ketiga dengan kode LC.
Tiga besar tersebut kemudian diikuti oleh Moringga milik Dede Primarasa/Bandung di posisi keempat dan Mustoko Wengi milik Andhi/Semarang di posisi kelima.
Kemenangan Pahala menjadi penutup menarik dari persaingan tiga kelas yang tercantum dalam data juara Liga Perkutut Salatiga Putaran ke-4. Masing-masing juara datang dengan nama, pemilik, dan daerah yang berbeda.
Apresiasi Panitia untuk Peserta
Panitia Liga Perkutut Salatiga Putaran Ke-4 juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan.
Mr. Rony, mewakili Ketua Pengda sekaligus penggagas Liga, Dr. Mahmud IBF, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, pemilik burung, tim, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan lomba.
Menurut panitia, kehadiran dan partisipasi peserta menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan Liga Perkutut Salatiga.
Ucapan terima kasih tersebut juga menjadi bentuk penghargaan kepada seluruh pihak yang telah hadir dan ikut meramaikan persaingan di Putaran ke-4.
Dengan berakhirnya putaran ini, catatan prestasi Big Show, Kalimaya, dan Pahala menjadi bagian dari perjalanan Liga Perkutut Salatiga 2026. Ketiganya berhasil berdiri di posisi teratas kelas masing-masing dan membawa pulang hasil terbaik dari arena Salatiga. tetap bersama web site kung manianusantara supaya web site ini lebih ramai lagi
mau juara seperti mereka? sudah pakai pakan perkutut superman blom?




