CHAMPION CUP Medan 2026: Tuan Rumah Digoyang Hingga “Pingsan”!

Champion Cup Medan 2026 benar-benar menjadi panggung adu gengsi para kung mania Sumatera. Gelanggang P3SI Kasmala, Kompleks Kejaksaan Medan Tuntungan, Minggu (26/7/2026), dipenuhi peserta dari berbagai penjuru Sumatera yang datang membawa burung-burung terbaik mereka. Hasilnya, tuan rumah harus mengakui ketangguhan para tamu yang tampil begitu dominan di papan juara.

Kalau biasanya tamu datang membawa buah tangan, kali ini rombongan dari Padang, Pekanbaru, Sungai Pagar, hingga daerah lain di Sumatera justru membawa “oleh-oleh” berupa trofi juara. Satu demi satu podium berhasil mereka rebut, membuat persaingan di Champion Cup Medan berlangsung panas sejak babak pertama hingga pengumuman juara.

Suasana sengit itu kemudian memunculkan candaan khas dari Koh Abi Medan, salah satu kung mania senior yang dikenal humoris.

“Waduh… kali ini tuan rumah digoyang tamu sampai pingsan. Untung masih ada burung Kimpo yang bisa menyelamatkan harga diri Medan dengan menjadi juara di kelas Dewasa Yunior. Kalau tidak, habislah kami dijadikan bahan candaan sampai Champion Cup tahun depan,” kelakar Koh Abi, yang langsung disambut gelak tawa para peserta.

Candaan tersebut memang mengundang tawa, tetapi juga menggambarkan kenyataan di lapangan. Burung-burung tamu tampil luar biasa stabil sehingga mampu memberikan tekanan besar kepada jago-jago tuan rumah. Persaingan yang sehat inilah yang justru membuat gengsi Champion Cup Medan semakin tinggi dari tahun ke tahun.

Champion Cup

Champion Cup Medan, Arena Silaturahmi Kung Mania Sumatera

Lebih dari sekadar berburu trofi, Champion Cup Medan kembali membuktikan diri sebagai ajang silaturahmi terbesar bagi komunitas kung mania di Pulau Sumatera.

Peserta dari berbagai kota rela menempuh perjalanan jauh demi merasakan atmosfer pertandingan di Medan. Bahkan salah satu kontingen asal Padang datang membawa 21 ekor burung, menunjukkan keseriusan mereka dalam memburu prestasi.

Tiga kelas yang dipertandingkan, yakni Dewasa Senior, Dewasa Yunior, dan Piyik Hanging, dipenuhi peserta. Empat babak penjurian berlangsung lancar dengan cuaca yang bersahabat sehingga kualitas burung dapat dinilai secara maksimal.

Ketua Pengwil P3SI Sumatera Utara, H. Defian, mengaku bersyukur karena Champion Cup Medan 2026 berlangsung sukses.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang rela datang dari berbagai daerah serta para sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang datang dari jauh untuk mendukung Champion Cup Medan. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan membuat dunia perkutut Sumatera semakin maju,” ujar H. Defian.

Mr. Aidil Wallad: Semakin Banyak Burung Hebat, Semakin Berkualitas Persaingannya

Tokoh kung mania Medan yang juga dipercaya sebagai Koordinator Juri Champion Cup Medan 2026, Mr. Aidil Wallad, mengaku puas melihat antusiasme peserta dari luar Medan yang datang membawa burung-burung berkualitas.

Menurutnya, kehadiran para jawara dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa perkembangan dunia perkutut di Sumatera semakin pesat.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan kung mania dari Padang, Pekanbaru, Sungai Pagar, dan daerah lainnya. Mereka datang membawa burung-burung yang benar-benar berkualitas sehingga persaingan menjadi hidup dan menarik. Inilah yang kita harapkan bersama, karena semakin banyak burung bagus yang bertemu dalam satu arena, kualitas hobi ini juga akan terus meningkat,” ujar Mr. Aidil Wallad.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga sehingga kalender lomba di Sumatera semakin ramai setiap tahunnya.

“Harapan saya, lomba perkutut di Sumatera, khususnya Medan, Padang, Pekanbaru, dan kota-kota lainnya, semakin ramai dari tahun ke tahun. Semoga persaudaraan antar-kung mania semakin erat, peserta terus bertambah, dan lahir lebih banyak burung-burung hebat yang bisa mengharumkan nama Sumatera di tingkat nasional,” tambahnya.

Edy Rahayu: Champion Cup Medan Makin Semarak

mas edy bersama atlas bf semarang

Kemeriahan Champion Cup juga mendapat apresiasi dari Edy Rahayu, kung mania muda yang sukses mengembangkan bisnis gilingan daging di Pajak Deli Serdang.

Menurut Edy, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Champion Cup Medan kini menjadi salah satu agenda yang selalu dinanti oleh komunitas kung mania Sumatera.

“Saya senang sekali melihat teman-teman dari Padang, Pekanbaru, Sungai Pagar, dan daerah lainnya bisa hadir di Medan. Suasananya hangat, penuh kekeluargaan, sekaligus menghadirkan persaingan yang sehat. Semoga ke depan Champion Cup Medan semakin ramai, semakin semarak, dan menjadi agenda besar yang selalu ditunggu kung mania se-Sumatera,” ujar Edy Rahayu.

Champion Cup Medan Semakin Bergengsi

Dominasi peserta luar kota tidak menjadi kabar buruk bagi tuan rumah, melainkan bukti bahwa kualitas Champion Cup Medan semakin tinggi.

Semakin banyak burung hebat dari berbagai daerah yang hadir, semakin bergengsi pula gelar juara yang diperebutkan. Tahun ini tamu berhasil mengguncang Medan, tetapi bukan tidak mungkin pada edisi berikutnya giliran tuan rumah yang membalas dominasi tersebut.

Satu hal yang pasti, Champion Cup Medan 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu konkurs paling bergengsi di Pulau Sumatera. Bukan hanya menjadi arena berburu trofi, tetapi juga tempat lahirnya persahabatan, sportivitas, dan pertemuan burung-burung terbaik dari berbagai daerah. Itulah yang membuat Champion Cup Medan semakin layak menjadi barometer perkembangan dunia perkutut di Sumatera. tetap nikmati hobinya bersama pakan perkutut golden voice dan jangan lupa scrol berita seputar kung mania di web site idola kung mania  data medsos media online

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news