Liga Bumi Roban 2026 Makin Bergengsi! Madinah jadi Primadona, Perawatan Cermat Udin Jadi Sorotan

Liga Bumi Roban 2026 kembali digulirkan pada Minggu (23 Agustus 2026) di Lapangan Rajekwesi, Bojonegoro. Lomba kali ini dihadiri oleh kungmania dari berbagai kota yang datang untuk meramaikan persaingan sekaligus menguji kualitas jawara masing-masing.

Agenda lomba di wilayah Bojonegoro dari waktu ke waktu memang semakin menarik minat kungmania dari luar kota. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menjadi perkembangan positif karena mampu meningkatkan animo kungmania di Bojonegoro dan sekitarnya.

Persaingan di tiga kelas, yakni Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging, berlangsung menarik. Data kejuaraan menunjukkan sejumlah jawara tampil menonjol dan berhasil mengamankan podium tiga besar.

Ketua Pengda Bojonegoro, Arive Nano, mewakili panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kungmania yang selalu aktif mengikuti setiap seri Liga Bumi Roban yang dilaksanakan Pengda Bojonegoro.

Menurut Arive Nano, meningkatnya kualitas jawara yang turun di Liga Bumi Roban 2026  juga menjadi perkembangan yang sangat positif. Persaingan tersebut memberikan pembelajaran bahwa burung yang dipersiapkan untuk lomba harus benar-benar mempunyai kualitas.

Madinah Tampil Perkasa di Piyik Bebas

Kelas Piyik Bebas menghadirkan pertarungan yang menarik. Madinah milik Djedjen/Tangerang berhasil menjadi yang terbaik dan mengamankan podium pertama dengan gantangan 32 serta gelang Trimurti.

Madinah menjadi salah satu jawara yang paling mencuri perhatian di Liga Bumi Roban 2026. Performa apiknya membuat Djedjen/Tangerang sukses menempatkan materi andalannya di posisi teratas.

Posisi kedua ditempati Soimah milik Samuel BLT/Lombok NTB. Jawara bergelang HDL tersebut berada di gantangan 16 dan berhasil menjadi runner-up.

Sementara itu, Aruna milik M. Rafi/Tuban mengamankan podium ketiga. Aruna menggunakan gantangan 42 dengan gelang Murada.

Sulur Mas Ikut Masuk Empat Besar

Menariknya, Djedjen/Tangerang juga menempatkan Sulur Mas di posisi keempat Piyik Bebas. Jawara bergelang Light Bhim tersebut berada di gantangan 38.

Hasil ini membuat materi Djedjen semakin menunjukkan kekuatan. Bukan hanya Madinah yang mampu bersaing di papan atas, tetapi Sulur Mas juga berhasil masuk jajaran elit kelas Piyik Bebas.

Primadona Bikin Kejutan di Piyik Yunior

Jika Piyik Bebas menjadi panggung Madinah, maka Primadona menjadi bintang di kelas Piyik Yunior.

Primadona milik H. Mamat/H. Tholib PDKT, Serang, Banten, berhasil merebut podium pertama. Jawara bergelang JnJ tersebut tampil sebagai pemuncak dengan gantangan 11.

Hasil ini menjadi salah satu kejutan menarik karena Primadona berhasil mengungguli pesaing-pesaingnya di kelas Piyik Yunior.

Posisi kedua ditempati Argentina milik Didik Galuh/Tuban. Jawara bergelang Mazmur tersebut berada di gantangan 33.

Sementara Raden Fajar milik H. Ling/Singapore menempati posisi ketiga. Jawara bergelang Fajar itu berada di gantangan 36.

Putra Papua Kuasai Piyik Hanging

Persaingan yang tidak kalah menarik terjadi di kelas Piyik Hanging. Putra Papua milik LSJ Team/Sidoarjo berhasil menjadi jawara terbaik.

Putra Papua yang menggunakan gelang LSJ tampil di gantangan 22 dan sukses mengunci podium pertama. Kemenangan tersebut semakin menambah daftar jawara yang tampil menonjol dalam Liga Bumi Roban 2026.

Posisi kedua menjadi milik Salendra, jawara Rofiq Jalam/Lamongan. Salendra menggunakan gelang Jalam dan berada di gantungan 12.

Sedangkan Sang Prabu milik Ki Agus/Surabaya menempati podium ketiga dengan gelang SBB dan gantangan 6.

Udin, Perawat Militan di Balik Performa Madinah dan Sulur Mas

Di balik penampilan Madinah dan Sulur Mas, terdapat sosok Mr. Udin yang dipercaya mengawal dua jagoan milik Djedjen tersebut.

Udin dikenal sebagai perawat yang militan dalam mempersiapkan burung lomba. Ketelitiannya tidak hanya terlihat dari pola perawatan harian, tetapi juga dalam menentukan berbagai kebutuhan burung, termasuk pemilihan pakan.

Menurut Udin, pemilihan pakan tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap burung mempunyai karakter, sehingga perawat harus memahami apa yang paling sesuai untuk mendukung kondisi dan performanya.

“Saya memang terkenal cukup selektif dalam memilih pakan. Perawatan burung juara harus dilakukan dengan teliti, termasuk soal pakan. Untuk Madinah, Sulur Mas dan burung-burung terbaik yang saya rawat, saya memilih Pakan PERKUTUT GOLDEN VOICE bukan tanpa alasan. Saya merasa sudah ada chemistry dengan pakan ini, sehingga saya terus menggunakannya secara konsisten dalam perawatan.”
Mr Udin, pengawal Madinah dan Sulur Mas

Bagi Udin, kualitas burung tetap menjadi dasar utama. Namun, materi yang bagus harus dibarengi dengan perawatan yang teliti dan konsisten agar potensi burung dapat keluar ketika berada di arena lomba.

Persaingan Liga Bumi Roban Terus Meningkat

Gelaran di Lapangan Rajekwesi memperlihatkan bahwa Liga Bumi Roban 2026 semakin mendapat perhatian. Peserta dari berbagai daerah datang dan ikut meramaikan kompetisi.

Meningkatnya kualitas jawara juga membuat persaingan semakin menarik. Setiap kelas menghadirkan nama-nama berbeda dengan karakter dan materi yang mampu memberikan perlawanan.

Dari data tiga besar, Madinah menjadi juara Piyik Bebas, Primadona menguasai Piyik Yunior, sedangkan Putra Papua menjadi yang terbaik di Piyik Hanging.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Pengda Bojonegoro untuk terus mengembangkan Liga Bumi Roban. Semakin banyak kungmania luar kota yang hadir, semakin besar pula peluang liga ini menjadi salah satu agenda yang semakin diperhitungkan.

Tiga besar Liga Bumi Roban 2026 Bojonegoro:

Piyik Bebas

  1. Madinah – Djedjen/Tangerang – Trimurti – Gantangan 32
  2. Soimah – Samuel BLT/Lombok NTB – HDL – Gantangan 16
  3. Aruna – M. Rafi/Tuban – Murada – Gantangan 42

Piyik Yunior

  1. Primadona – H. Mamat/H. Tholib PDKT/Serang Banten – JnJ – Gantangan 11
  2. Argentina – Didik Galuh/Tuban – Mazmur – Gantangan 33
  3. Raden Fajar – H. Ling/Singapore – Fajar – Gantangan 36

Piyik Hanging

  1. Putra Papua – LSJ Team/Sidoarjo – LSJ – Gantangan 22
  2. Salendra – Rofiq Jalam/Lamongan – Jalam – Gantangan 12
  3. Sang Prabu – Ki Agus/Surabaya – SBB – Gantangan 6

ayo ramaikan web site kung maniaysng lucu dan wagu ini, ewako kung mania indonesia.

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news