Liga Pantura Seri 4 Racil Brebes Cup sukses digelar di Lapangan Perkutut Area Sirkuit Widuri, Pemalang, Minggu (19/7/2026). Sejak pagi, ratusan kung mania dari Jawa Tengah hingga Jawa Barat memadati arena lomba. Selain persaingan ketat memperebutkan poin klasemen liga, melimpahnya hadiah doorprize dari pelaku UMKM lokal menjadi daya tarik tersendiri yang membuat suasana semakin semarak.
Kolaborasi Pengda Pemalang, Pengda Brebes, Pengda Pekalongan, dan Pengda Batang kembali membuktikan bahwa Liga Pantura bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi para penghobi perkutut sekaligus wadah menggerakkan ekonomi masyarakat setempat melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha lokal.
Ketua pelaksana Slamet Juri mengaku bersyukur seluruh rangkaian lomba berjalan lancar, tertib, dan penuh sportivitas.
“Alhamdulillah pelaksanaan Seri 4 berjalan sesuai harapan. Peserta datang dari berbagai daerah, pertandingan berlangsung sportif, dan yang paling membanggakan adalah antusiasme seluruh penghobi tetap luar biasa. Liga Pantura memang menjadi ajang yang selalu ditunggu karena bukan hanya mengejar poin liga, tetapi juga mempererat persaudaraan antar kung mania,” ujar Slamet Juri.
Samurai Bawa PLH BF Makin Percaya Diri
Persaingan kelas Piyek Bebas DI Liga Pantura Seri 4 Racil Brebes Cup berlangsung sengit sejak babak awal. Namun pada akhirnya Samurai ring WA milik PLH BF asal Cilacap tampil paling konsisten hingga mengumpulkan nilai sempurna 100 poin.
Posisi kedua ditempati El Dorado milik Acek Semarang dengan 90 poin, disusul Aquaman milik Toto Arinda Pemalang yang meraih 80 poin.
Sepuluh besar kelas Piyek Bebas:
- Samurai (PLH BF – Cilacap) – 100 poin
- El Dorado (Acek – Semarang) – 90 poin
- Aquaman (Toto Arinda – Pemalang) – 80 poin
- Sri Wijaya (AKC BF – Cilacap)
- Tornado (P. Rio – Pemalang)
- Bintang Ganesha (Mono Ganesha – Jatiwangi)
- Elvis (H. Umar – Majalengka)
- El Fonda (Acek – Semarang)
- Unicorn (Mono Ganesha – Jatiwangi)
- Rudal (Ikmal – Pemalang)
Kemenangan Samurai sekaligus menjadi modal penting bagi PLH BF dalam menjaga persaingan papan atas klasemen sementara Liga Pantura.
Ta Heran Antar Ikmal Raih Kemenangan Manis
Di kelas Piyek Junior Liga Pantura Seri 4 Racil Brebes Cup, burung Ta Heran ring Pelopor milik Ikmal dari Pemalang tampil luar biasa dan berhasil menjadi juara pertama.
Burung ini mengungguli Buldozer milik Tedy Cie Bandung dan Juwita Bahari milik Wawan TGM Cirebon yang harus puas di posisi kedua dan ketiga.
Masuknya dua burung milik Ikmal ke dalam sepuluh besar membuktikan kualitas kandang Pemalang tersebut masih sangat kompetitif dalam perebutan gelar Liga Pantura musim ini.

Gonzales Kembali Tunjukkan Kelas
Kelas Hanging Liga Pantura Seri 4 Racil Brebes Cup kembali menghadirkan pertarungan menarik. Gonzales milik Agil Marsono dari Cirebon berhasil menguasai podium utama dengan torehan 100 poin.
Di belakangnya berturut-turut Sido Muncul milik Mbah Urip Pekalongan dan Jelita Bahari milik Wawan TGM Cirebon.
Dominasi Agil Marsono kembali terlihat pada seri ini. Tambahan poin maksimal semakin memperkuat posisinya dalam perburuan gelar juara Liga Pantura kelas Hanging.
Doorprize UMKM Lokal Diserbu Peserta
Selain hadiah prestasi, Liga Pantura Seri 4 Racil Brebes Cup juga banjir doorprize hasil dukungan para pelaku UMKM dan sponsor lokal. Berbagai hadiah unik dibagikan kepada peserta, mulai dari kipas angin, telur asin khas Brebes, beras, bawang merah, batu akik, sarung, topi koboi, minyak herbal, pakan burung, hingga burung perkutut.
Suasana pembagian doorprize berlangsung meriah. Banyak peserta mengaku senang karena meskipun belum berhasil naik podium, mereka tetap berkesempatan membawa pulang hadiah.
Salah satu penggagas kegiatan, Liming, mengatakan konsep tersebut sengaja dipertahankan agar manfaat lomba dapat dirasakan lebih luas.
“Kami ingin Liga Pantura bukan hanya menjadi lomba perkutut, tetapi juga ikut mengangkat produk-produk UMKM lokal. Doorprize yang dibagikan sebagian besar berasal dari pelaku usaha di sekitar Pantura. Harapannya ekonomi lokal ikut bergerak, peserta senang, sponsor juga mendapat manfaat, sehingga semua pihak bisa tumbuh bersama,” ungkap Liming.
Menurutnya, konsep kolaborasi antara olahraga hobi dan pemberdayaan UMKM akan terus dikembangkan pada seri-seri berikutnya.
Persaingan Liga Makin Panas
Hasil Seri 4 membuat persaingan klasemen sementara dipastikan semakin ketat. Setiap poin kini sangat menentukan karena liga mulai memasuki fase penentuan menuju putaran-putaran akhir.
Nama-nama besar seperti PLH BF, Agil Marsono, Wawan TGM, Ikmal, Acek, Toto Arinda, Henry Atlas, AKC BF hingga Mono Ganesha terus menunjukkan konsistensi sehingga peluang juara masih terbuka bagi banyak peserta.
Dengan atmosfer kompetitif yang semakin tinggi, Liga Pantura 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu kompetisi perkutut paling bergengsi di wilayah Pantura. Bukan hanya melahirkan juara-juara baru, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, promosi UMKM lokal, dan penggerak ekonomi masyarakat melalui hobi yang terus berkembang. JANGAN LUPA KUNG MANIA BREBES PEMALANG SELALU PAKAIÂ pakan perkutut golden voiceSAMBIL SCROL web site kung mania YANG LUCU




