Pengda Metro Cup 2026 Siap Mengguncang Lampung! NANTIKAN!!!

Lapangan Baru Dibuka, Kung Mania Sumatra Diajak Bangkitkan Demam Lomba Perkutut

lama aktivitas konkurs di Kota Metro meredup, Metro Cup 2026 hadir sebagai titik awal kebangkitan. Bukan sekadar menggelar lomba, agenda ini menjadi momen penting dengan dibukanya lapangan perkutut baru yang diharapkan menjadi pusat berkumpulnya para penghobi perkutut di Lampung dan sumatra

Pada Minggu, 18 Oktober 2026, Lapangan Perkutut Pengda Metro akan menjadi saksi berkumpulnya kung mania dari berbagai daerah. Tiga kelas yang dipertandingkan, yakni Dewasa Senior, Dewasa Yunior, dan Piyik Yunior, masing-masing satu blok dengan hadiah piala hingga peringkat 10.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik mulai dari tabanas senilai Rp1 juta, Rp750 ribu, Rp500 ribu, lima hadiah Rp100 ribu, dua sangkar fiber, hingga hadiah hiburan lainnya. Tiga besar setiap kelas juga akan membawa pulang medali eksklusif dan hadiah tambahan berupa merak serta beras.

Di balik penyelenggaraan ini, tersimpan harapan besar untuk menghidupkan kembali atmosfer lomba perkutut di Kota Metro yang cukup lama vakum. Kehadiran lapangan baru diharapkan menjadi titik awal bangkitnya kegiatan konkurs secara rutin di wilayah tersebut.

Penyelenggara Pengda Metro Cup, Darmo Halim, yang akrab disapa Koh Ahok Metro, mengajak seluruh penghobi perkutut untuk bersama-sama meramaikan momentum bersejarah tersebut.

“Saya mengundang seluruh kung mania, khususnya dari Lampung dan seluruh Pulau Sumatra, untuk datang meramaikan Pengda Metro Cup. Ini bukan sekadar lomba, tetapi menjadi langkah awal menghidupkan kembali kegiatan perkutut di Kota Metro melalui lapangan baru yang kami siapkan. Kami ingin Metro kembali ramai dengan suara perkutut dan menjadi salah satu tujuan konkurs di Sumatra. Walaupun masih ada event di Pringsewu, kami berharap kung mania juga memberikan dukungan penuh agar kegiatan di Metro bisa terus berjalan dan berkembang,” ujar Darmo Halim.

Nuansa kekeluargaan dipastikan menjadi daya tarik tersendiri. Selain berburu prestasi, peserta juga akan menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi sesama penghobi dari berbagai daerah.

Kalau biasanya Minggu pagi dipakai untuk rebahan, pada 18 Oktober nanti para kung mania dipastikan memilih bangun sebelum matahari terbit. Burung dimandikan, sangkar dipoles, pakan disiapkan, lalu berangkat dengan satu harapan: koncer terus berdatangan. Syukur-syukur pulang membawa piala. Kalau belum rezeki, setidaknya masih bisa membawa doorprize dan cerita seru untuk dibagikan kepada teman-teman di gantangan.

Dengan semangat kebersamaan, Pengda Metro Cup 2026 diharapkan menjadi awal kebangkitan dunia perkutut di Kota Metro sekaligus membuktikan bahwa gairah konkurs di Lampung dan Pulau Sumatra masih hidup, bahkan siap berkumandang lebih meriah dari sebelumnya. rawat dari sekarang jagoanya dengan memakai pakan perkutut pakan perkutut golden voicedan tetap bersama web site kung mania

 

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news