NYANYIAN STARLA BERUJUNG SAWERAN BESAR.!!1

STARLA MEMANG BUKAN JUARA 1… TAPI DIA PEMENANG SEJATI SUMEDANG!

NYANYIAN STARLA MAKIN MERDU  setelah laku-Atmosfer panas LPJB #3 “Saritomo Reborn Cup” Sumedang mendadak berubah RIUH  sesaat setelah kelas dewasa bebas usai digelar. Bukan karena Rodtang kembali naik podium tertinggi, melainkan karena satu burung bernama STARLA sukses mencuri perhatian, hati, bahkan dompet para pemburu kelas nasional!

Ya, di atas kertas Starla hanya finis di posisi kedua. Tapi di mata publik lapangan, penghobi senior, hingga pemain … justru Starla-lah pemenang sejati kontes Liga Jabar kali ini!

Kenapa bisa begitu?

Karena baru saja turun dari kerekan podium runner-up, Starla langsung disawer oleh Mr. Wahyu, kung mania asal Bekasi yang belakangan namanya mulai bikin panas, bahkan banyak pemburu “kertas merah” di lapangan selalu mengawal beliau. Cuma begitu Starla disawer beliau, banyak “pemburu kertas merah”  gigit jari sambil menarik napas panjang, hanya berharap keciripatan ting-tingan. Nilainya? Tentu bukan angka receh.

Inilah realita keras dunia perkutut papan atas…

Sebagian orang datang berburu piala, tapi banyak juga yang sejatinya sedang menunggu momen “saweran langit”. Dan di Sumedang, nasib baik itu jatuh tepat ke tangan Azis Sempruls Melumase Bekasi lewat nyanyian starla!

Nyanyian Starla memang gagal meraih emas sebagai simbol peserta dengan suara terbaik, tapi justru dialah burung yang paling cepat mengubah podium menjadi transaksi panas.

mr wahyu
Dan Mr. Wahyu jelas bukan orang sembarangan dalam memilih amunisi. Ada alasan kenapa nyanyian Starla langsung dibungkus tanpa banyak drama. Selain suara yang disebut-sebut punya karakter tidak rewel, dan Starla juga memiliki mental bandel

Persis seperti pemilik lamanya: Bang Azis semprul!

Yang dulu dikenal sebagai sosok petarung jalanan yang dikenal bermental baja, keliling Nusantara dengan GL Pro legendarisnya demi mengejar pertemanan  dari satu kota ke kota lain. Dunia perkutut tahu, Azis pemaian baru tapi bukan pemain karbitan. Ia dibentuk dari kerasnya jalanan, panasnya gantangan, dan pahit manisnya belajar suara burung perkutut.

Namun, ada satu hal yang membuat banyak orang makin menghormatinya…

Saat rezeki besar datang menghampiri, Bang Azis tidak lupa berbagi.

Tanpa banyak publikasi dan pencitraan, sebagian hasil transaksi Starla langsung disalurkan untuk Rumah Qur’an. Sebuah langkah sederhana, tapi membuat kemenangan ini terasa jauh lebih bermakna daripada sekadar podium dan trofi.

Karena sejatinya, juara paling tinggi bukan hanya soal angka nilai…

Tapi tentang bagaimana rezeki itu membawa manfaat untuk orang lain.

Terima kasih Bang Azis.
Semoga kebaikan itu dibalas dengan lahirnya “Starla-Starla” baru yang kembali mengguncang panggung nasional!

DARI KEBAIKAN LAHIR REZEKI, DARI REZEKI LAHIR KEBAIKAN BARU

Di balik panasnya transaksi Starla usai LPJB #3 Sumedang, tersimpan cerita yang justru membuat banyak penghobi tersentuh. Burung bersuara emas ber ring Mr. Yos itu ternyata bisa sampai ke tangan Bang Azis bukan semata urusan uang dan bisnis, melainkan karena sebuah kebaikan oleh Mr. Yos.

Dan benar saja…

Semesta seperti sedang menunjukkan satu pesan sederhana:

“Tindakan kebaikan akan merangkai tindakan kebaikan lain di tempat yang berbeda dan waktu yang berbeda.”

Dari ketulusan Mr. Yos, Starla sampai ke tangan Azis.
Dari tangan Azis, Starla kemudian menemukan panggungnya.
Dan dari panggung itu, rezeki besar kembali datang menghampiri.

Bukan hanya soal saweran dan transaksi panas, tapi juga tentang persaudaraan kung mania yang masih hidup di dunia perkutut.

Bang Azis sendiri tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya setelah nyanyian Starla resmi dipinang Mr. Wahyu Bekasi. Dengan penuh haru, dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendoakan perjalanan Starla.

“Saya pertama tentu mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas semua rezeki ini. Terima kasih juga untuk seluruh rekan-rekan kung mania yang sudah ikut mendoakan Starla sampai bisa tampil bagus dan akhirnya terjual. Saya juga TERIMA kasih kepada teman-teman juri yang sudah menilai Starla dengan seadil-adilnya,” ujar Azis.

Tak berhenti di situ, Bang Azis juga pemilik produk pakan olahan Saritomo dan selalu memajang jualan di tempat lomba, menyampaikan harapan besarnya untuk dunia perkutut nasional. Menurutnya, semakin banyak lomba digelar, maka semakin besar pula peluang lahirnya burung-burung hebat dan transaksi yang menghidupkan dunia hobi ini.

“Semoga ke depan makin banyak lomba, makin ramai gantangan, dan makin banyak perkutut juara yang terjual. Karena kalau dunia perkutut hidup, semua ikut senang,” tambahnya.

Dan Sumedang akhirnya menjadi saksi…

Starla mungkin hanya runner-up di atas kertas.
Namun di luar arena, Starla sudah memenangkan hati banyak orang. nantikan publikasi seputar hobi perkutut lainya tetap  di GoldenVoice News

wayang topeng harga 2.5000.000 08988806329
wayang topeng harga 3.5000.000 08988806329

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news