MARINA CUP SEMARANG : Tiket Murah, Cara Jitu Uji Burung di Lapangan

MARINA CUP menjadi cara meriah Kung Mania Semarang untuk mengisi libur nasional dalam rangka peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bukan sekadar kumpul-kumpul sambil ngopi, lapangan justru ramai oleh perkutut yang datang untuk diuji, dipantau, dan tentu saja berharap pulang dengan gelar juara.

Digelar pada 25 Agustus 2026, LADINI Marina Cup menjadi ajang yang terasa santai, tetapi tetap menyimpan persaingan panas. Sebagian besar Kung Mania Semarang hadir. Sejumlah nama yang terlihat di arena antara lain Titi Alf Big Show, Atlas BF, Acek PA, serta banyak Kung Mania lainnya.

Begitu burung-burung mulai bekerja, suasana santai langsung berubah. Yang awalnya datang hanya ingin “melatih burung” mendadak ikut tegang melihat nomor gantangan. Maklum, di dunia perkutut, latihan di rumah belum tentu menghasilkan hasil yang sama saat masuk lapangan. Di rumah bisa terasa seperti raja, begitu ketemu suasana konkurs malah bisa berubah jadi burung pemalu!

LADINI: TIKET MURAH, MANFAAT TIDAK MURAH

Menurut Anang Teratai, konsep lomba seperti LADINI justru sangat dibutuhkan Kung Mania.

“LADINI yang benar ya yang tiket murah begini. Jadi bisa banyak melatih burung-burung yang layak lomba tetapi belum teruji di lapangan,” ujarnya.

Bagi Anang, lomba dengan biaya tiket yang terjangkau memberi kesempatan lebih luas kepada pemilik untuk membawa beberapa burung sekaligus. Burung-burung prospek yang selama ini hanya dipantau dari kandang bisa langsung dicoba menghadapi atmosfer lapangan.

Bukan hanya untuk mencari juara.

Ajang seperti ini juga bisa digunakan untuk memperbaiki setting burung, mencari pola yang paling pas, hingga menemukan performa terbaik sebelum burung dibawa ke event yang lebih besar.

Kalau setting belum cocok, ketahuan.

Kalau mental belum jadi, kelihatan.

Kalau burung ternyata punya bakat tersembunyi, nah, itu yang kadang bikin pemilik pulang sambil senyum lebar!

BAWA 12 EKOR, LIMA MASUK KE JUARAAN

Anang sendiri datang bukan dengan modal satu atau dua burung. Ia membawa 12 ekor perkutut ke LADINI Marina Cup.

Salah satu burung yang dibawanya berhasil menjadi juara 1 Kelas Piyik Yunior. Secara keseluruhan, tidak kurang dari lima ekor burung yang dibawanya berhasil masuk daftar kejuaraan.

Hasil itu tentu menjadi bukti bahwa membawa banyak burung ke lapangan bukan sekadar gaya-gayaan.

Ini namanya sekalian praktik!

Satu burung dites.

Burung lain dipantau.

Yang kurang diperbaiki.

Yang sudah bagus dipertahankan.

Yang tiba-tiba tampil menggila? Langsung dicatat, jangan sampai besok lupa!

Model latihan seperti inilah yang menurut Anang menjadi salah satu keuntungan dari adanya konkurs dengan tiket terjangkau, jadi tidak selamanya tiket murah bakal rugi.  TERBUKTI, PANITIA MARINA CUP masih menyediakan konsumsi makan dengan beberapa menu seperti nasi kuning, nasi pecel mie, nasi gudangan, nasi ayam dan mie ayam. Dan menurut kh. Henry Atlas, ternyata panitia masih ada sisa uang buat isi kas.

DEALOVA MEMIMPIN PIYEK BEBAS

Di Kelas Piyek Bebas, persaingan berlangsung sengit. Namun, pada akhirnya DEALOVA ring MAKITA milik Rizky Wijaya dari Semarang berhasil menduduki posisi pertama.

Dealova mengungguli CANTIK ring NUSA milik Budiono yang harus puas di posisi kedua.

Posisi ketiga ditempati DENZA ring ATLAS milik Henry Atlas. Menariknya, nama Henry Atlas kembali muncul di posisi keempat melalui JAECOO Ring Pizarro.

Artinya, Atlas BF datang bukan hanya untuk meramaikan daftar hadir!

Di posisi kelima ada ELFONDA ring ZODIAC milik Acek dari Semarang. Sementara SO GO KONG ring RATU milik Mirza dari Tegal mengisi peringkat keenam.

Dua burung milik Wawan Rusnandar dari Bandung, yakni BASMANA OKE dan WES PAYU, turut mencuri perhatian dengan menempati posisi ketujuh dan kedelapan.

Posisi sembilan diraih RONALDO milik Edi dari Semarang, sedangkan SATRIO ring SL milik H. Mastur dari Kendal menutup daftar 10 besar.

SANG BAHTERA MENJADI BINTANG PIYIK YUNIOR

Kelas Piyik Yunior juga tidak kalah seru.

Puncak podium ditempati SANG BAHTERA ring SSK milik Bambang Baskoro dari Banjar Baru.

Sang Bahtera berhasil mengungguli POPEYE milik Jhony Joyo dari Semarang yang berada di posisi kedua.

Nama DEWA GUCI milik Mirza dari Tegal kemudian mengisi posisi ketiga.

Selanjutnya, KUNANTI milik Eko-Akpol berada di urutan keempat, disusul BROOKLYN milik Adi di posisi kelima.

Posisi keenam ditempati SUPER STAR milik Budiono. Sementara FEO milik Andi S berada di peringkat ketujuh.

MIRAH milik Saniman dari Kudus menempati posisi kedelapan, diikuti oleh JABIR milik H. Fatah pada posisi kesembilan.

Saniman kembali muncul melalui TOLAK MISKIN ring MAKITA yang menutup 10 besar.

Dua burung masuk daftar juara. Lumayan!

Satu buat dibanggakan, satu lagi buat bahan cerita saat ngopi. Kalau dua-duanya sudah masuk juara, tinggal menentukan siapa yang traktir!

GEMA NADA BERKUMANDANG DI KELAS HANGING

Pada kategori Hanging, GEMA NADA ring KENT milik Kent BF dari Yogya tampil sebagai jawara.

Nama burungnya memang Gema Nada, dan di LADINI suaranya benar-benar menggema sampai puncak podium.

Posisi kedua diraih X-PENG ring ATLAS milik Henery Atlas dari Semarang.

Peringkat ketiga ditempati KUDALINI ring NIF milik Agus. Agus kembali menunjukkan kekuatannya melalui SAWUNGANTEN yang berada di posisi keempat.

Di urutan kelima ada MEGA MAN SE milik Ali Garuda. Posisi keenam ditempati SUDI MAMPIR milik H. Jajak.

Kent BF kembali masuk daftar juara melalui SATRIA MUDA yang menempati posisi ketujuh.

Sementara NALENDRA milik Jhoni berada di peringkat kedelapan.

Dua nama berikutnya kembali didominasi oleh ring ATLAS. GEELY menempati posisi kesembilan, sedangkan WULING berada di urutan ke-10.

LADINI Marina Cup pun kembali membuktikan satu hal: tiket boleh murah, suasana boleh santai, tetapi ketika perkutut sudah naik gantangan, urusan juara tetap tidak ada yang mau mengalah!

Selamat kepada seluruh pemenang LADINI Marina Cup, 25 Agustus 2026. Terus latih burung, perbaiki setting, dan jangan takut menguji kualitas di lapangan!

PAKAN PERKUTUT GOLDEN VOICE SUPERMAN — dukung performa burung, mantapkan persiapan menuju lapangan!

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img

Related news