Liga Perkutut Kepri 2026 putaran 4 kembali berlangsung meriah di Lapangan Buana Central Park Bukit Daeng Tembesi, Batam, Minggu, 4 Oktober 2026. Gelaran Pengwil P3SI Kepri ini menghadirkan persaingan menarik di tiga kelas, yakni Dewasa Bebas, Piyik Yunior, dan Piyik Hanging.
Antusiasme Kung Mania terlihat cukup tinggi. Peserta dari Batam, Tanjung Pinang hingga Singapore ikut ambil bagian dalam persaingan. Bahkan, sekitar 25 ekor perkutut dari Tanjung Pinang turut memperkuat persaingan pada putaran 4 Liga Perkutut Kepri.
Empat babak penjurian berlangsung dalam kondisi cuaca cerah dan cenderung panas. Meski demikian, peserta tetap bersemangat mengikuti jalannya perlombaan hingga babak terakhir.
Pengwil P3SI Kepri Kembali Gelar Liga Perkutut 2026
Pengwil P3SI Kepri kembali menghadirkan agenda Liga Perkutut Kepri 2026 sebagai bagian dari program yang telah dicanangkan sejak awal tahun.
Ketua Pengwil P3SI Kepri, H. Moh. Anwar berharap kegiatan liga dapat berjalan sesuai harapan dan mendapatkan dukungan dari seluruh Kung Mania.
“Liga Perkutut Kepri sudah memasuki putaran 4. Semoga acara berjalan sesuai harapan,” ujar H. Moh. Anwar.
Menurutnya, dukungan peserta menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan liga. Tanpa dukungan dari para pemain dan Kung Mania, kegiatan kompetisi tentu akan sulit berjalan secara maksimal.
Buana Central Park Bukit Daeng Tembesi Batam kembali dipilih sebagai lokasi pertandingan. Tempat tersebut dinilai nyaman untuk menggelar kegiatan liga sekaligus menjadi titik pertemuan para penghobi perkutut dari berbagai daerah.
Peserta Tanjung Pinang Tambah Panas Persaingan
Salah satu hal menarik dalam Liga Perkutut Kepri 2026 putaran 4 adalah kehadiran peserta dari Tanjung Pinang dalam jumlah cukup besar.
Sekitar 25 ekor perkutut dari Tanjung Pinang masuk dalam daftar peserta. Kehadiran mereka membuat persaingan semakin kompetitif, khususnya dalam perebutan posisi tiga besar.
Tidak hanya berlomba mendapatkan podium, para peserta juga memanfaatkan gelaran ini sebagai ajang silaturahmi. Suasana arena terlihat santai di sela-sela penjurian, tetapi ketika burung mulai tampil, perhatian Kung Mania langsung tertuju ke lapangan.
Empat babak akhirnya dapat diselesaikan dengan lancar hingga memasuki meja rekapitulasi.
Dari sinilah pertarungan terakhir ditentukan.

Dewasa Bebas: Bejo Jadi yang Terbaik, Sensasi dan Gareng Menguntit
Kelas Dewasa Bebas Liga Perkutut Kepri 2026 menghadirkan persaingan menarik di barisan depan.
Bejo, amunisi Mudjianto dari Batam, berhasil merebut juara pertama. Mengandalkan ring Cristal dan berada di kerekan nomor 58, Bejo tampil sebagai burung terbaik di kelas Dewasa Bebas.
Posisi kedua ditempati Sensasi, andalan Agustardi dari Tanjung Pinang. Ring Atlas yang berada di kerekan nomor 25 sukses mengantarkan Sensasi menembus posisi runner-up.
Persaingan semakin menarik karena posisi ketiga kembali ditempati amunisi Mudjianto.
Gareng, dengan ring WA dan berada di kerekan nomor 53, berhasil mengamankan podium ketiga.
Dengan hasil tersebut, Mudjianto sukses menempatkan dua amunisinya di tiga besar.
Bejo juara. Sensasi mengancam dari posisi kedua, sementara Gareng ikut mengunci podium.
Piyik Yunior: Sri Mersing dan Taming Sari Dominasi Dua Besar
Persaingan Piyik Yunior Liga Perkutut Kepri 2026 juga berlangsung menarik.
Sri Mersing milik H. Ling dari Singapore berhasil menjadi juara pertama. Mengandalkan ternakan Niff dan berada di kerekan nomor 75, Sri Mersing tampil sebagai yang terbaik di kelas Piyik Yunior.
Tidak berhenti di posisi pertama, H. Ling kembali mengirim amunisi terbaiknya ke posisi kedua.
Taming Sari yang merupakan ternakan Bolodewo berhasil menjadi runner-up dan berada di urutan ke-90.
Dua posisi teratas sekaligus menjadi bukti kekuatan H. Ling pada kelas Piyik Yunior.
Namun, posisi ketiga berhasil diamankan Fortune, orbitan Harris dari Batam, dengan produk King Kang. Fortune berada di peringkat ke-92 dan sukses membawa nama Batam ke podium.
Komposisi tiga besar Piyik Yunior pun menjadi salah satu hasil menarik pada putaran ke-4.
Sri Mersing di puncak, Taming Sari membuntuti, Fortune menjadi penantang dari Batam.
Piyik Hanging: Anak Angkat dan Anak Tiri Borong Podium
Cerita tak kalah menarik terjadi di kelas Piyik Hanging Liga Perkutut Kepri 2026.
Anak angkat milik H. Ling dari Singapura berhasil menjadi juara pertama. Mengandalkan produk Fiar, Anak Angkat berada di gantangan nomor 23.
Yang membuat persaingan semakin menarik adalah bahwa posisi kedua juga menjadi milik H. Ling.
Anak Tiri, produk Fiar, sukses mengamankan posisi runner-up dengan berada di gantangan nomor 19.
Dominasi tersebut kemudian mendapat gangguan dari Lembayung milik M. Rizki dari Tanjung Pinang.
Menggunakan ring HMY 35 K.18 dan berada di gantangan nomor 22, Lembayung berhasil merebut posisi ketiga.
Dengan demikian, H. Ling sukses memborong dua posisi teratas kelas Piyik Hanging melalui Anak Angkat dan Anak Tiri.

Tiga Kelas, Tiga Cerita Menarik di Liga Perkutut Kepri
Hasil Liga Perkutut Kepri putaran 4 memberikan cerita berbeda di setiap kelas.
Di Dewasa Bebas, Bejo menjadi yang terbaik dengan Sensasi dan Gareng melengkapi tiga besar.
Di Piyik Yunior, Sri Mersing berhasil menjadi juara, diikuti Taming Sari dan Fortune.
Sementara Piyik Hanging menghadirkan dominasi H. Ling melalui Anak Angkat dan Anak Tiri, Lembayung berhasil merebut posisi ketiga.
Hasil tersebut menunjukkan semakin kompetitifnya persaingan Liga Perkutut Kepri 2026. Kehadiran peserta dari Batam, Tanjung Pinang dan Singapore membuat perebutan podium semakin menarik untuk diikuti.
Liga Perkutut Kepri Terus Berlanjut
Putaran ke-4 telah selesai, tetapi perjalanan Liga Perkutut Kepri 2026 masih berlanjut.
Pengwil P3SI Kepri menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, Kung Mania dan pihak-pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.
Selain menjadi ajang kompetisi, liga juga menjadi ruang silaturahmi bagi para penghobi perkutut dari berbagai daerah.
Bejo, Sri Mersing dan Anak Angkat kini tercatat sebagai nama-nama yang sukses menjadi bintang pada putaran ke-4.
Namun, pada putaran berikutnya, persaingan tentu kembali terbuka.
Siapa yang akan mengguncang podium berikutnya? Kita tunggu aksi para jagoan Liga Perkutut Kepri selanjutnya! data medsos media online
Salam senyum selalu.
Artikel ini dibuat sebagai informasi dan hiburan untuk Kung Mania, bukan untuk merendahkan atau menjatuhkan pihak mana pun.




