Liga Perkutut KalSel 2026 kembali bergulir dan kini memasuki putaran kedua dari total 10 seri yang direncanakan sepanjang tahun. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026 ini dipusatkan di Lapangan Perkutut Pengda Banjarmasin, Jalan Lembu Jantan, Pekapuran Raya.
Sejak pagi hari, atmosfer lomba sudah terasa asyik. Para peserta datang tidak hanya dari wilayah Banjarmasin, tetapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan seperti Banjarbaru, Binuang, Rantau, Batu Licin, hingga Barabai, bahkan turut diramaikan oleh peserta dari luar daerah. Hal ini menunjukkan bahwa Liga Kal-Sel tambah genit; peminatnya terus meningkat dari seri ke seri.
“Saya dari pengwil kalsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir di acara liga seri II. Semoga liga kalsel 2026 melahirkan jawara bertaraf internasional bergelang asli sini,” ujar H. Winardi Sethiono, Ketua Pengwil Kalimantan Selatan.
Senada dengan itu, Ketua Pengda Banjarmasin, Agus Anjar, juga menyampaikan apresiasinya atas partisipasi luar biasa dari para penghobi perkutut.
“Saya atas nama panitia SEKALIGUS ketua pengda banjarmasin mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan pada event kali ini. dan Kehadiran peserta dari luar kota menjadi bukti kebersamaan sesama penghobi perkutut . Semoga hal ini terus terjaga di setiap putaran liga 2026,” ungkapnya.
Jalannya Lomba: Adu Kualitas di Tiga Kelas Bergengsi
Kompetisi pada putaran kedua ini mempertandingkan tiga kelas utama, yakni Dewasa Senior, Dewasa Yunior, dan Piyik Hanging. Masing-masing kelas merebutkan poin sehingga menyajikan persaingan sengit sejak awal babak.

🔶 Kelas Dewasa Senior
Persaingan di kelas dewasa senior ini berlangsung ketat sejak awal. Burung-burung juara seri sebelumnya tampak hadir dan sebagian menunjukkan performa yang memukau. Meski baru pertama kali hadir, SI PITUNG milik H. Haris dari Batu Licin tampil dominan dan berhasil meraih posisi puncak. Keberhasilan Si Pitung meraih poin tertinggi tentunya membuat persaingan di puncak klasemen makin seru. Juara kedua SANDUR MADURA dan BALITUNG BOLANG yang tak tampilannya kalah impresif.
🔶 Kelas Dewasa Yunior
Di kelas Yunior, talenta-talenta muda mulai unjuk gigi. IRAN milik Halis dari Banjarbaru tampil konsisten dan sukses meraih juara pertama. Sementara itu, PESONA dan PRATAMA juga menunjukkan kualitas yang menjanjikan sebagai calon bintang di seri-seri berikutnya.
🔶 Kelas Piyik Hanging
Kelas ini menjadi perhatian tersendiri karena menampilkan burung-burung muda dengan potensi besar. BUNGA milik H. Daryono dari Banjarmasin berhasil menduduki posisi teratas. Di belakangnya, BAGOS dan NAGA RUNTING turut meramaikan podium dengan performa yang menjanjikan.

Kebersamaan dan Semangat Kompetisi
Selain menjadi ajang adu kualitas burung, Liga Kal-Sel juga menjadi wadah silaturahmi antarpenghobi. Suasana kekeluargaan terasa kental di tengah persaingan yang tetap sportif.
Dengan suksesnya putaran kedua ini, harapan besar tertuju pada seri-seri selanjutnya agar semakin meriah dan kompetitif. Konsistensi peserta serta dukungan panitia menjadi kunci utama keberlangsungan liga ini.
Liga Perkutut KalSel II 2026 pun semakin menegaskan diri sebagai salah satu barometer lomba perkutut bergengsi di Kalimantan, sekaligus ajang pembuktian kualitas burung terbaik dari berbagai daerah.
Memasuki putaran kedua, persaingan Liga Kal-Sel 2026 mulai terasa semakin panas dan penuh gengsi. Setiap peserta dituntut untuk tidak hanya mengandalkan kualitas materi burung, tetapi juga menjaga konsistensi performa di setiap seri.
Perawatan rutin menjadi faktor krusial, mulai dari pemberian jamu gacor Bangkok, pengaturan pola istirahat, hingga pemilihan pakan yang tepat. Penggunaan pakan berkualitas seperti pakan Golden Voice menjadi salah satu penunjang penting dalam menjaga stabilitas suara dan kondisi burung di lapangan.
Dengan demikian, para joki dan perawat dituntut untuk tidak lengah dalam mempersiapkan jagoannya. Karena di tengah persaingan yang semakin ketat, detail kecil dalam perawatan bisa menjadi penentu antara juara dan sekadar peserta. Kita tunggu serunya iga Kalsel seri 3, tetap berbagi info di berita lomba perkutut.



