Liga Hanging Surabaya : Mutiara Timur Meledak Bos ku!! 10

Liga Hanging Surabaya yang berlangsung di kawasan Sambikerep pada Minggu, 29 Maret 2026, kembali menunjukkan bahwa antusiasme penghobi perkutut di Surabaya  tidak pernah surut. Meski digelar di lahan yang terbilang terbatas, semangat para pelomba justru terlihat semakin membara.

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Surabaya dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Caruban, Jombang, hingga Probolinggo. Kehadiran lintas daerah ini menjadi bukti bahwa ajang Ladinil (latihan dinilai) semakin diminati sebagai barometer kesiapan burung menuju kontes yang lebih besar.

Ajang ini memang tidak sekadar kompetisi biasa. Lebih dari itu, kegiatan Ladinil bertujuan sebagai sarana pemanasan dan evaluasi performa burung perkutut sebelum turun ke panggung nasional. Agenda besar berikutnya sudah menanti, yakni kontes nasional di Caruban yang akan digelar pada tanggal 12 mendatang.

Salah satu cerita menarik datang dari Mas Toro Gajah, peserta yang jauh-jauh datang dari Jombang. Ia membawa jagoannya, Mutiara Timur, dengan satu tujuan: melatih dan menguji performa di arena. Keputusan tersebut terbukti tepat. Mutiara Timur tampil impresif dan sukses menembus papan atas dengan torehan nilai yang solid, bahkan disebut berhasil “jebol tembus 3 hitam” — sebuah capaian yang melegakan tuanya. h.Nunu pesona depok.

Di kelas Piyik Bebas ini , nama Bintang Krian milik HA Toha dari Krian tampil sebagai yang terbaik. Sementara di kelas Piyik Hanging, dominasi kembali ditunjukkan oleh tim HA Toha dengan burung Tiga Jamrud yang berhasil meraih posisi puncak. Kita tunggu saja burung mana yang akan jebol terjual dengan harga fantastis mengikuti “TIGA BERLIAN ” yang laku 200 juta. Kita pantau terus beritanya.

Tak hanya para juara 1 yang mempesona, tetapi  banyak burung lain yang menunjukkan potensi besar, terutama di kelas Hanging. Nama-nama seperti Nuansa Medan, Brama, hingga Raja Ayam turut meramaikan suasana dengan kualitas yang tidak bisa dianggap remeh.

Liga Hanging Surabaya ini menghadirkan atmosfer kekeluargaan dan semangat sportivitas . Para peserta saling bertukar pengalaman, berdiskusi, hingga berbagi strategi dalam merawat dan melatih burung perkutut mereka, termasuk di dalamnya saling berbagi info konsumen baru.

Dengan hasil ini, Liga Hanging  Surabaya tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan pemain sekaligus penjual burung.  Semua mata kini tertuju pada kontes nasional di Caruban, di mana para peserta berharap bisa kembali menorehkan prestasi gemilang agar kelak laku dijual mahal.

GoldenVoice News akan terus mengawal perkembangan dunia perkutut tanah air — dari latihan kecil hingga panggung nasional. jangan pernah lupakan dalam perawatan perkutut yang baik mesti ada pakan perkutut golden voice, segera dapatkan free ongkir di market place chek out disini

liga hanging surabaya

liga hanging surabaya
foto editan

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news