BUPATI TAPIN CUP RANTAU 2025
Konkurs Regional Perkutut Sukses Digelar, Lebih dari 200 Ekor Perkutut Ramaikan Lapangan BPBD Tapin
Goldenvoicenews.com—
Gelaran Konkurs Regional Perkutut Bupati Tapin Cup Rantau 2025 yang diadakan minggu 23 november 2025 berlangsung meriah, event yang di gelar di Lapangan Rantau Kompleks Perkantoran BPBD Tapin, Kalimantan Selatan ini mampu mendatangkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di kalsel, tercatat lebih dari 200 ekor burung perkutut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.
Acara ini semakin istimewa karena turut dihadiri oleh wakil Bupati Tapin, yang memberikan dukungan penuh terhadap berkembangnya komunitas dan hobi perkutut di wilayah Kalsel. Kehadiran beliau sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat para kung mania yang terus menjaga tradisi seni suara alam burung perkutut.

Antusiasme Peserta Tinggi, Kelas Dewasa Senior Paling Bergengsi

Sejak pagi, para peserta, juri, dan penggemar perkutut mulai memenuhi area lapangan. Nuansa guyub dan silaturahmi sangat terasa, terlebih karena banyak peserta datang dari luar daerah seperti Banjarbaru, Banjarmasin, Barabai, Batu Licin, dan tentu tuan rumah.
Pada kelas Dewasa Senior, ketegangan terasa sejak awal penjurian. Burung-burung terbaik Kalsel saling menampilkan kualitas suara, irama, dan ketenangan.
Setelah melewati proses penilaian ketat, Hercules milik H. Rihan’s dari Binuang keluar sebagai juara pertama, mengungguli Jack Monk dan Bulu Merindu yang harus puas di posisi dua dan tiga.

10 besar Dewasa Senior:
- Hercules – H. Rihan’s – Binuang
- Jack Monk – Cok Ronali – Banjarbaru
- Bulu Merindu – Umar Team – Binuang
- Sandur Madura – H. Sarimum – Banjarmasin
- Jambu Nada – HM. Haris – Batu Licin
- Rembulan – Putra Aluan – Banjarmasin
- Putra Kadut – H. Cacan – Banjarbaru
- Peluru – Hino 500 – Rantau
- Pata – Mahdi – Banjarmasin
- Srikandi – Rudi – Barabai
Dewasa Junior: Golden Star Mendominasi

Kelas Dewasa Junior menjadi kelas paling ramai kedua dengan hadirnya banyak peternak muda dan burung-burung dengan prospek suara depan yang luar biasa.
Burung Golden Star dari BGM BF berhasil memikat para juri dengan suara rapat dan irama yang stabil, sehingga meraih juara pertama. dikelas ini produk BAHTERA BF milik bpk Bambang baskoro mendominasi kejuaraan, mendapati produk ternakaya banyak masuk nominasi juara pak bambang baskoro senang karena dirinya tidak sangka hasil ternakanya juga masuk kejuaraan dikelas hanging.
10 besar Dewasa Junior:
- Golden Star – BGM BF – Binuang
- Purnama Merindu – Akung – Rantau
- Wak Wau – Putra Aluan – Banjarmasin
- Sabrina – H. Syarifudin – Kandangan
- Jupiter – H. Dadah – Rantau
- Jabrik – Rizky – Rantau
- Jimny 4×4 – Bambang Baskoro – Bahtera
- Iffi – Rizky – Rantau
- Terios – Bambang Baskoro – Banjarbaru
- Vijaya – Henny Sutanto – Banjarmasin

Kelas Piyik Hanging: Persaingan Ketat Para Peternak Muda
Kelas Piyik Hanging menjadi ajang pembuktian bagi peternak pemula dan menengah. Banyak burung muda menonjol, memperlihatkan kualitas genetik yang menjanjikan untuk masa depan dunia perkutut Kalsel.
Burung Kami Kawa milik Dardi dari Banjarmasin tampil stabil sejak awal penilaian dan akhirnya menyabet juara pertama.

10 besar Piyik Hanging:
- Kami Kawa – Dardi – Banjarmasin
- Arta – Syamsudin – Kandangan
- Naga Runting – Awan – Banjarbaru
- Kerisna – HM. Haris F – Batulicin
- Strom – Noor Rahman – Banjarbaru
- Satrio – Adi Prasetyo – Banjarmasin
- Sabuk Inten – RIG – Banjarbaru
- Harjuna – Adi – Banjarmasin
- Ratu Malika – M. Samin – Banjarbaru
- Comodore – H. Ucok Lubis – Banjarmasin

Opening oleh Wakil Bupati Tapin, Lomba Berjalan Sukses Tanpa Kendala
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapin mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap hobi perkutut dan menekankan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wadah positif untuk silaturahmi dan menggerakkan ekonomi lokal.
Panitia juga memastikan lomba berjalan tertib dengan standar penjurian resmi, serta fasilitas yang mendukung kenyamanan peserta. Beberapa UMKM lokal turut meramaikan acara dengan membuka stand makanan dan perlengkapan perkutut.
“Kami sangat bangga melihat semangat peserta yang datang dari berbagai kota. Ini adalah bukti bahwa hobi perkutut di Kalsel terus berkembang,” ujar salah satu panitia inti.
Tapin Semakin Menguatkan Tradisi Seni Suara Alam
Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 200 ekor burung, lomba ini berhasil menjadi salah satu gelaran terbesar di Kalimantan Selatan pada tahun 2025.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antar kung mania.
Harapannya, Bupati Tapin Cup Rantau dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh pecinta perkutut, sekaligus mengangkat nama Tapin sebagai salah satu pusat kegiatan perkutut di Kalsel.@terataibf

