Terimakasih atas bantuan sharenya

Batang, 23 November 2025 — Gelaran Liga Perkutut Piyek Pengda Cup Batang yang diprakarsai oleh Pak Dul Batang, selaku penyelenggara sekaligus Ketua Pengda, berlangsung meriah dan tertib. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi piyek paling dinanti para kung mania di wilayah Batang dan sekitarnya.

Dengan tiga kategori utama—Piyek Junior, Piyek Bebas, dan Piyek Hanging—lomba yang digelar di Batang ini menghadirkan persaingan ketat antar peserta. Setiap kategori diisi oleh 10 peraih juara dengan sistem penilaian poin mulai dari 150 untuk juara pertama hingga 30 poin di posisi kesepuluh.


Kategori Piyek Junior

Pada kelas bergengsi ini, burung-burung muda tampil menunjukkan kualitas materi suara yang menjanjikan. Mr slap milip kung mania “Lanjut usia” mbah hadi tampil oke dan meraih poin maksimal 150, posisi ke dua di raih “Samson” milik Atlas bf dan meraih poin 130. “Mr slap” sendiri sebelumnya turun di dewasa yunior liga jateng tangker cup, entah masalah taktik atau teknis jelasnya pada dua gelaran terakhir yang diikuti “mr slap” semua kelas piyek yunior dan semua juara 1.


Pemenang Kelas piyek yunior

Kategori Piyek Bebas

Kelas Piyek Bebas menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Dengan format penilaian yang sama, kategori ini memberikan ruang bagi piyek dengan karakter suara beragam untuk unjuk gigi. Persaingan memperebutkan poin 150 akhirnya dimenangkan oleh “Indah” milik team punto jakarta, diposisi ke dua di ambil “champion” milik team acek semarang. meski gagal merai juara pertama namun “come back”nya team alf semarang perlu mendapat apresiasi tersendiri.


Pemenang kelas piyek bebas

Kategori Piyek Hanging

Tak kalah seru, kelas Piyek Hanging juga memberikan tontonan menarik bagi penonton dan juri. Dengan pola gantangan yang berbeda, kelas ini menjadi ajang pembuktian kemampuan burung muda hasil ternakan bredeer-bredeer jateng. “berlian”, “bramasta” adalah contoh suksesnya peternak jateng bernama “plh bf”, sekali lagi ini juga milik kung mania “lanjut usia” Mbah hadi.

Pemenang kelas hanging

Kemampuan “mbah hadi” tak hanya merawat perkutut juara tapi juga sukses dalam mencetak piyek-piyek kelas lomba, ilmunya yang keren ini layak dilestarikan oleh organisasi biar hobi ini makin seru, jelas anang teratai bf semarang. Sesuai jadwal yang sudah dirilis untuk liga piyek berikutnya akan digeber minggu depan di kebumen dengan label “bms cup” bagi yang poinya ketinggalan dan sedang bersaing memperebutkan kasta terbaik “liga piyek jateng 2025” wajib daftar dan hadir @goldenvoicenews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *