Golden Star Raih Juara Umum Liga Perkutut Kal-Sel 1 di Banjarbaru
Banjarbaru – Lapangan Perkutut Batu Gunung Mulia Banjarbaru kembali menjadi saksi kompetisi bergengsi kicau mania Kalimantan Selatan. Minggu, 08 Februari 2026, Liga Perkutut Kal-Sel 1 bersama Pengda Banjarbaru digelar dengan meriah, menghadirkan persaingan ketat di tiga kategori: Dewasa Senior, Dewasa Yunior, dan Piyik Hanging.
Golden Star Dominasi Kategori Dewasa Senior

Burung perkutut milik BGM BF asal Binuang, Golden Star (kerekan 133), tampil sebagai jawara dengan performa sempurna meraih 100 poin. Burung berkelas ring TLT ini berhasil mengalahkan 9 pesaing lainnya dengan manggung yang konsisten dan berkualitas.
Posisi runner-up diraih Sally milik Erwan Ruslim dari Banjarmasin (90 poin), disusul Rinda di peringkat ketiga dengan 80 poin. Ketatnya persaingan terlihat dari selisih poin yang tidak terlalu jauh antara peringkat 2 hingga 5, menandakan kualitas burung-burung peserta yang sangat baik.
“Performa Golden Star memang luar biasa konsisten. Tidak heran burung ini berhasil merajai kategori senior,” ujar salah seorang juri yang enggan disebutkan namanya.


Kantung Semar Juara di Kelas Dewasa Yunior
Di kategori Dewasa Yunior, Kantung Semar milik Amat dari Gambut keluar sebagai pemenang dengan raihan 100 poin penuh. Burung berkerekan 55 dengan ring WIN’S ini mengungguli 9 pesaing lainnya, termasuk Nazaruddin milik Leo Sinaga di posisi kedua (90 poin) dan Armada milik H. Ucok Lubis di peringkat ketiga (80 poin).
Kategori yunior ini memperlihatkan potensi luar biasa dari burung-burung muda yang siap menjadi bintang di masa depan. Persaingan di kelas ini sangat ketat, dengan beberapa burung dari Banjarmasin dan Banjarbaru menunjukkan kualitas manggung yang memukau.


Arjuna Unggul di Kategori Piyik Hanging
Sementara itu, di kategori Piyik Hanging yang mempertandingkan burung-burung muda, Arjuna milik H. Haris F dari Batulicin meraih gelar juara dengan 100 poin. Burung bergantang 52 dengan ring HJ ini berhasil mengalahkan Sayang Sayang milik Andi Hartono dari Pangkalan Bun di posisi runner-up (90 poin).
Peringkat ketiga diraih Putra Banjar milik Wijaya Adi dari Martapura dengan 80 poin. Kategori piyik hanging menjadi wadah bagi para pemilik untuk menguji potensi burung-burung muda mereka sebelum naik kelas ke kategori yang lebih tinggi.


Antusiasme Tinggi dari Berbagai Daerah
Yang menarik dari gelaran Liga Perkutut Kal-Sel #1 ini adalah partisipasi peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, mulai dari Banjarbaru, Banjarmasin, Batulicin, Gambut, Martapura, hingga Rantau. Bahkan ada peserta dari luar provinsi seperti Pangkalan Bun yang turut meramaikan kompetisi.
“Event seperti ini sangat penting untuk menjaga tradisi dan mengembangkan hobi perkutut di Kalimantan Selatan. Kami berharap ke depannya semakin banyak peserta yang ikut,” ujar salah seorang panitia penyelenggara.
Dengan suksesnya Liga Perkutut Kal-Sel 1 ini, para penggemar kicau mania di Kalimantan Selatan menantikan seri berikutnya yang diharapkan akan menghadirkan kompetisi yang lebih seru dan berkualitas.
Ketua Pengwil Kalsel, H. Winardi, mengaku bersyukur dengan suksesnya pelaksanaan seri pembuka ini.
“Alhamdulillah Liga Perkutut Kalsel seri pertama di Banjarbaru berjalan lancar dan penuh semangat persaudaraan. Terima kasih kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah. Ini bukti bahwa kung mania Kalsel semakin solid. Harapan saya di seri berikutnya kualitas burung terus meningkat dan kompetisinya makin sportif.”
Senada dengan itu, penghobi sekaligus joki Azis Gambut merasakan ketatnya persaingan di lapangan.
“Persaingan hari ini luar biasa ketat. Banyak burung kerja bagus dari awal sampai akhir, jadi joki benar-benar harus fokus membaca irama. Kami senang bisa ikut meramaikan liga, selain berburu prestasi juga bisa silaturahmi dengan teman-teman kung mania lainnya.” ibarat kata penghobi di kalsel makin genit untuk mencari perkutut bagus.
Seri perdana ini menjadi pembuka yang sangat positif bagi perjalanan liga musim 2026. Dengan materi burung yang semakin merata dan munculnya kekuatan-kekuatan baru, putaran berikutnya dipastikan akan makin panas dan menarik untuk dinantikan. (AZIS)








