Terimakasih atas bantuan sharenya

Kelas piyek yunior-Liga Perkutut Jateng Gayeng 2025 Resmi Ditutup**

Goldenvoicenews.com-Liga Perkutut Jateng Gayeng 2025 kelas Piyek Yunior akhirnya resmi berakhir. Persaingan ketat antar peserta sejak seri awal hingga penutupan menghadirkan dinamika menarik, sekaligus memunculkan regenerasi burung-burung muda berkualitas yang siap naik kelas di masa depan.

Pada klasemen akhir, Team Chelsea & Goendu asal Surabaya tampil dominan dan keluar sebagai juara umum kelas Piyek Yunior dengan raihan 895 poin. Konsistensi penampilan di hampir seluruh seri menjadi kunci keberhasilan tim ini menjaga posisi puncak hingga akhir liga.

Di posisi kedua, Dede Primarasa dari Bandung harus puas sebagai runner-up dengan total 715 poin. Meski sempat memberikan tekanan serius lewat kemenangan di beberapa seri penting, poin yang terlepas di awal kompetisi membuat jarak dengan pemuncak klasemen sulit terkejar.

Sementara itu, Team Punto asal Jakarta mengamankan peringkat ketiga dengan 665 poin. Stabilitas performa dan kemampuan burung beradaptasi dengan berbagai kondisi lapangan menjadi modal utama Team Punto bersaing di papan atas.

Persaingan papan tengah juga tak kalah sengit. Kent BF dari Jogja berada di posisi keempat dengan 300 poin, disusul Hadi PLH (Cilacap) dan Agus (Boyolali) yang sama-sama mengoleksi 295 poin, menandakan ketatnya perebutan posisi lima besar.

Nama H. Abdullah M Faisol (Malang) dan H. Zaenal (Sidoarjo) turut mencuri perhatian. Keduanya menunjukkan potensi kuat burung piyek yunior yang beberapa kali mencatatkan nilai tinggi per seri, meski belum cukup konsisten untuk menembus tiga besar.

Di deretan berikutnya, Henry Atlas (Semarang), DH Team (Wonosobo), hingga Duwi Masteng (Blitar) melengkapi jajaran 10 besar, memperlihatkan pemerataan kualitas peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Penutupan kelas Piyek Yunior Liga Jateng Gayeng 2025 menjadi bukti bahwa kelas muda bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting bagi masa depan kompetisi perkutut. Dengan dukungan pakan sponsor Seluruh kung mania jateng, liga ini sukses melahirkan burung-burung prospektif yang siap naik level ke kelas lebih tinggi pada musim mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *