Terimakasih atas bantuan sharenya

Semarang, 20 November — Langkah ekspansi bisnis kembali dilakukan H. Arif dari Shasha BF. Pada Rabu siang, ia berkunjung ke Semarang untuk memperluas jaringan bisnis ekspor-impornya. Usai menyelesaikan urusan bisnis, H. Arif menyempatkan diri mampir ke kandang ternak perkutut Atlas BF milik Koh Henry, yang dikenal sebagai salah satu produsen trah unggulan di jagad kung mania Nusantara.

Kunjungan yang awalnya hanya bertujuan untuk silaturahmi itu berubah menjadi lebih serius ketika H. Arif, yang didampingi Anang dari Teratai BF, mendengar suara salah satu betina koleksi Atlas BF. Betina dengan kode Atlas K.333 tersebut langsung mencuri perhatian mereka. Suara depan yang tajam, rapi, serta memiliki karakter “polesan khas Atlas” membuat H. Arif tak ragu untuk meminangnya.

Meski harganya terbilang tinggi untuk seekor perkutut betina, H. Arif Fadilah mengaku sangat puas dengan pilihannya. “Di Shasha Bird Farm, tipikalnya ujung sudah oke, volume sudah oke. Memang yang belum ‘nyuss’ itu suara depannya. Setelah berdiskusi dengan beberapa rekan, khususnya Mang Ableh, pilihan akhirnya jatuh kepada Atlas BF, terutama trah Putra Kadur,” jelas H. Arif Fadilah.

Betina trah Putra Kadur – Atlas 333 A itu rencananya akan dipasangkan dengan burung jantan Lima Warna milik Shasha BF, yakni sang legenda “SuperMan”. Menurut H. Arif, tipikal suara “SuperMan” sangat klop dengan karakter trah Putra Kadur. “Bahkan di Atlas BF tadi kami sempat melihat hasil silang trah SuperMan dengan Atlas 333 A, anakannya cantik dan belum lama terjual dengan harga yang sangat baik,” ujarnya.

Kombinasi kedua trah tersebut diharapkan mampu menghasilkan warna suara depan yang lebih modern, sesuai tren konkurs nasional yang kini menggandrungi tipikal suara depan cantik, tengah panjang, dan memiliki mental lapangan kuat.

Menurut Mang Ableh, kehadiran betina Atlas K.333 akan menjadi tambahan amunisi penting bagi Shasha BF dalam mencetak produk-produk suara berkelas dan kompetitif, baik di arena lomba maupun di kalangan penghobi. “Semoga Shasha BF kembali eksis dengan tipikal suara terkini. Ini langkah serius untuk menghadirkan generasi baru trah unggulan,” ujarnya.

Sementara itu, Koh Henry dari Atlas BF mengaku puas karena salah satu produk trah terbaiknya diminati oleh peternak besar seperti Shasha Bird Farm. “Bagaimanapun, transaksi seperti ini penting bagi perkembangan genetika di dunia breeding perkutut. Tanpa saling mencoba varian trah baru, akan sulit menciptakan tipikal suara terbaik,” ungkap Koh Henry mengakhiri obrolannya dengan goldenvoicenews.com.

Deal Betina atlas 333 a
nyarap soto mbokoran semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *