GOLDENVOICENEWS.COM – Gelaran perdana di awal tahun, Gebyar Tahun Baru 2026, yang diselenggarakan di Lapangan Soreang, Kabupaten Bandung (11/1), sukses besar. Tidak hanya menjadi ajang adu kualitas anggungan, lomba ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi P3SI Jawa Barat di bawah kepemimpinan baru.
Pesan Sang Ketua Pengwil Jabar
Suhartono SH, atau yang akrab disapa Koh AkiM, hadir langsung memantau jalannya lomba. Dalam sela-sela acara, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap panitia lokal dan para peserta.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar menyaksikan lomba, tapi memastikan bahwa gairah hobi perkutut di Jawa Barat, khususnya di Bandung, tetap menjadi barometer nasional. Dengan okupansi peserta mencapai 80 persen hari ini, ini membuktikan bahwa hobi ini semakin inklusif dan diminati,” ujar Koh Akim di lokasi.
Beliau juga menekankan pentingnya sportivitas juri di tengah cuaca yang cukup menantang. “Meski matahari cerah, kelembapan hari ini cukup tinggi (lembab), ini ujian bagi mental burung. Juri harus jeli melihat burung mana yang benar-benar stabil di kondisi seperti ini,” tambahnya.


Analisis Pertandingan: Adu Mental di Cuaca Lembab
Kondisi cuaca yang lembab pasca-hujan atau karena faktor geografis Soreang memaksa para pemilik burung bekerja ekstra dalam penyetelan (setting) sebelum gantang.
- Piyik Bebas: Kacong milik Salim PBIK Bandung tampil dominan sejak babak pertama. Suaranya yang jernih mampu menembus udara lembab, mengungguli Anandhika yang sebenarnya memberikan perlawanan sengit di babak akhir.
- Piyik Yunior: Kelas ini menjadi “perang” antara tim lokal Bandung melawan tim tamu. Nakula (Shani SZ BF/Majalengka) keluar sebagai pemenang berkat kestabilan irama. Sementara itu, kehadiran tim dari Palu-Sulteng (Uki Team) yang berhasil membawa pulang trofi melalui Legenda dan Al-Paizun membuktikan bahwa jarak bukan halangan untuk berprestasi di tanah Sunda.
- Piyik Hanging: Kejuutan terjadi saat Marem, jagoan milik Suhartono SH/Koh Akin, tampil memukau dan merebut posisi pertama. Meski pemiliknya menjabat sebagai Ketua Pengwil, kemenangan Marem diakui secara fair oleh penonton karena kualitas power dan ujung suaranya yang menonjol di atas gantangan.
Data Lengkap Pemenang (Papan Atas)
| Posisi | Piyik Bebas | Piyik Yunior | Piyik Hanging |
| 1 | KACONG (Salim PBIK) | NAKULA (Shani SZ BF) | MAREM (Suhartono SH) |
| 2 | ANANDHIKA (Dede Prima Rasa) | MUSTANK (Dede Prima Rasa) | HUNTER (M. Ali Ridho) |
| 3 | NAGA BONAR (Prosper 1234) | LEGENDA (Uki Team) | SAMPURASUN (H. Umar Mar) |
| 4 | MARIMAS (Henry Manila) | RATU PAKSI (Hendry WAT) | PATIH (H. Mulya Elsa) |
| 5 | RAMON TANQUE (Wind BF) | NINGSIH (Alih Sabqi 23) | LAMINE YAMAL (H. Dasuki) |
Masa Depan Kung Mania Jabar
Kesuksesan acara dengan keterisian gantangan yang tinggi ini menjadi sinyal positif bagi pengurus Pengwil Jabar yang baru. Koh Akim berharap agenda serupa dapat rutin dijalankan dengan standarisasi yang lebih baik lagi, guna menjaring bibit-bibit burung berkualitas dari peternak lokal (BF) Jawa Barat yang mulai menunjukkan taringnya di daftar juara kali ini, seperti Shani SZ, Ligar, dan Kenanga.















