Terimakasih atas bantuan sharenya

Winardi: Siap Cetak Prestasi Nasional

Goldenvoicenews.com — Pengurus Wilayah (Pengwil) P3SI Kalimantan Selatan resmi mengesahkan Agenda Konkur Perkutut Tahun 2026 melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pengwil P3SI Kalsel, Winardi, serta dihadiri seluruh unsur pengurus, Pengda kabupaten/kota, panitia, hingga perwakilan penghobi perkutut se-Kalimantan Selatan.

Rakerwil ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan dan kompetisi perkutut di Banua. Kalender yang ditetapkan terbilang padat, terstruktur, dan berjenjang, mulai dari agenda LADINIL, Liga Perkutut Kalsel seri I hingga IX, hingga sejumlah event berskala nasional (LPI) yang melibatkan daerah-daerah besar di Pulau Jawa.

Dalam sambutannya, Winardi menegaskan bahwa agenda 2026 disusun tidak hanya untuk memperbanyak lomba, tetapi juga menjaga kualitas, sportivitas, serta kesinambungan prestasi perkutut Kalimantan Selatan.

“Ini bukan sekadar daftar tanggal lomba. Kalender ini adalah peta jalan pembinaan perkutut Kalsel agar semakin kompetitif, tertib regulasi, dan mampu bersaing di level nasional,” tegas Winardi.

Rangkaian kegiatan akan diawali pada 18 Januari 2026 dengan gelaran LADINIL Pengda Banjarmasin, disusul Liga Perkutut Kalsel I pada Februari. Setelah jeda libur puasa Ramadhan, agenda kembali berlanjut secara intens dengan sejumlah event prestisius seperti Walikota Banjarbaru Cup, Liga Perkutut Kalsel seri lanjutan, hingga kejuaraan nasional bergengsi seperti Presiden Cup dan Kejurnas di penghujung tahun.

Beberapa event juga dikaitkan langsung dengan hari jadi daerah, antara lain Walikota Banjarbaru Cup dan Walikota Banjarmasin Cup, yang diharapkan mampu menjadi ajang unjuk kualitas burung sekaligus memperkuat sinergi antara komunitas perkutut dan pemerintah daerah.

Rakerwil turut menegaskan komitmen Pengwil P3SI Kalsel untuk terus melibatkan seluruh elemen, baik pengurus maupun penghobi, dalam setiap pengambilan keputusan strategis. Hal ini dinilai penting agar iklim kompetisi tetap sehat dan kondusif.

Dengan kalender yang telah disepakati sejak awal, Winardi optimistis tahun 2026 akan menjadi tahun kebangkitan prestasi perkutut Kalimantan Selatan, sekaligus memperkokoh posisi Kalsel sebagai salah satu barometer perkututan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *